Konten dari Pengguna

Perbedaan Pengawasan Institusional dan Pengawasan Motivasional

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perbedaan pengawasan institusional dan pengawasan motivasional, sumber: unsplash/MatthewOsborn
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perbedaan pengawasan institusional dan pengawasan motivasional, sumber: unsplash/MatthewOsborn

Pengawasan institusional dan pengawasan motivasional adalah dua istilah yang sekilas mirip, tapi sebenarnya sangat berbeda. Ini adalah dua pendekatan untuk mengawasi sekaligus mengendalikan perilaku individu atau kelompok di dalam organisasi.

Pengawasan institusional dan motivasional digunakan untuk memastikan agar setiap individu atau kelompok patuh. Hal ini secara tidak langsung berdampak pada meningkatnya kinerja karyawan.

Pengawasan Institusional dan Pengawasan Motivasional

Ilustrasi perbedaan pengawasan institusional dan pengawasan motivasional, sumber: unsplash/Arlington

Mengutip buku Sistem Pengawasan Keuangan Negara oleh Herini Siti Aisyah (2023), pengawasan adalah usaha untuk menjamin agar pelaksanaan tugas dapat sesuai rencana. Pengawasan institusional dan pengawasan motivasional dalam lembaga memiliki sejumlah perbedaan. Adapun perbedaannya yakni sebagai berikut:

1. Pengawasan Institusional

Pengawasan institusional merupakan jenis pengawasan yang dilakukan institusi atau organisasi untuk memastikan agar prosedur, aturan, dan standar yang berlaku dipatuhi oleh seluruh anggota organisasi.

Pengawasan ini dilakukan melalui aturan formal dan struktur dalam organisasi atau lembaga. Hal ini mencakup kebijakan, regulasi, dan kontrol lainnya.

Pengawasan ini bertujuan agar setiap individu patuh terhadap regulasi dan kebijakan yang ada. Hal ini juga dapat menjaga integritas organisasi dan menghindari penyalahgunaan wewenang. Contohnya, seperti audit internal, inspeksi, hingga evaluasi kinerja.

2. Pengawasan Motivasional

Pengawasan motivasional merupakan jenis pengawasan yang berorientasi pada pemberian motivasi dan dorongan kepada karyawan agar bisa mencapai tujuan organisasi.

Pengawasan ini berguna untuk meningkatkan produktivitas dan semangat kerja melalui penghargaan dan feedback yang membangun. Contohnya yaitu insentif kinerja, program penghargaan, pengembangan karyawan, mentoring, dan sesi motivasi.

Manfaat Pengawasan pada Lembaga atau Organisasi

Ilustrasi perbedaan pengawasan institusional dan pengawasan motivasional, sumber: unsplash/MimiThian

Dengan melakukan pengawasan motivasional dan institusional pada lembaga atau organisasi, ada banyak manfaat yang bisa dirasakan. Beberapa manfaat tersebut di antaranya sebagai berikut:

  1. Membantu memastikan karyawan bekerja sesuai standar yang sudah ditetapkan, sehingga tujuan organisasi tercapai.

  2. Mendeteksi masalah sejak dini atau lebih awal agar bisa segera dicari solusinya.

  3. Memastikan agar seluruh anggota organisasi patuh terhadap prosedur dan kebijakan yang berlaku.

  4. Meningkatkan motivasi dan kedisiplinan karyawan dalam menjalankan tugas-tugasnya.

  5. Meningkatkan transparasi dan akuntabilitas dalam operasional organisasi.

Baca juga: 13 Metode Pengawasan Fungsi Manajemen yang Perlu Dipelajari

Itulah perbedaan pengawasan institusional dan pengawasan motivasional terhadap karyawan. Keduanya saling melengkapi dan bisa digunakan untuk memastikan agar lembaga atau organisasi dapat berjalan efektif dan efisien. (DLA)