Konten dari Pengguna

Perbedaan Pengenalan Pola dengan Abstraksi dalam CT

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Jelaskan Perbedaan Pengenalan Pola Dengan Abstraksi, Foto: Unsplash/PhonlamaiPhoto.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jelaskan Perbedaan Pengenalan Pola Dengan Abstraksi, Foto: Unsplash/PhonlamaiPhoto.

Jelaskan perbedaan pengenalan pola dengan abstraksi saat memecahkan masalah! Pertanyaan ini ada saat membahas CT. CT atau Computational Thinking ialah pola berpikir dalam menyelesaikan masalah untuk menemukan solusi yang lebih efektif.

CT tidak terbatas pada proses untuk menghasilkan cara penyelesaian yang dilakukan oleh komputer tapi juga dapat diterapkan untuk menyelesaikan persoalan dalam kehidupan sehari-hari. CT berfokus pada cara berpikir dalam menemukan cara penyelesaian persoalan.

CT memiliki empat fondasi. Dua diantaranya adalah pengenalan pola dan abstraksi. Itulah mengapa pertanyaan di atas muncul saat mempelajarinya.

Perbedaan Pengenalan Pola dengan Abstraksi

Ilustrasi Jelaskan Perbedaan Pengenalan Pola Dengan Abstraksi, Foto: Unsplash/PhonlamaiPhoto.

CT adalah salah satu materi dalam Kurikulum Merdeka. CT merupakan proses berpikir dalam memformulasikan persoalan dan berstrategi dalam menentukan/memilih solusi yang efektif, efisien, optimal untuk dikerjakan oleh agen pemroses informasi (solusi) tersebut.

Dikutip dari buku Pembelajaran Online Fisika Berbasis Pemodelan karya Elisabeth Pratidhina (2022: 25), CT memiliki empat fondasi yang menjadi landasan pemecahan persoalan yaitu dekomposisi (decomposition), algoritma (algorithm), pengenalan pola (pattern recognition), dan abstraksi (abstraction).

Apa perbedaan pengenalan pola dengan abstraksi? Jadi, Pengenalan pola adalah pengamatan atau analisis terhadap berbagai kesamaan yang ada di antara persoalan-persoalan.

Jika seseorang telah berkali-kali menyelesaikan persoalan, diharapkan dapat menemukan pola dari persoalan-persoalan sejenis dan juga pola dari solusi-solusi yang dirancang/diimplementasikan.

Sedangkan abstraksi adalah proses eliminasi bagian-bagian yang tidak relevan dari suatu persoalan. Dengan abstraksi, dapat dibuat suatu blueprint penyelesaian persoalan yang dapat digunakan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan sejenis.

Penjelasan Fondasi CT Lainnya dalam Memecahkan Masalah

Ilustrasi Jelaskan Perbedaan Pengenalan Pola dengan Abstraksi, Sumber: Unsplash/Absolutvision

Selain pengenalan pola dan abstraksi, fondasi CT lainnya adalah dekomposisi dan algoritma. Dekomposisi adalah pembagian persoalan ke dalam beberapa sub-persoalan yang lebih kecil.

Algoritma adalah langkah-langkah terurut untuk menyelesaikan suatu persoalan. Algoritma harus disusun dengan jelas, runtut, lengkap, efisien, dan tidak menyalahi batasan-batasan dalam persoalan tersebut.

Dengan empat fondasi CT tersebut, kita dapat mengembangkan solusi-solusi dari persoalan. Selain itu, CT juga dapat diintegrasikan dengan berbagai konsep berpikir lainnya, misalnya design thinking, critical thinking, system thinking, dan lain-lain, yang mungkin sebenarnya sudah pernah dipraktikkan dalam kehidupan.

Baca Juga: Pengertian Berpikir Komputational dan Fondasinya

Dapat disimpulkan bahwa jawaban perbedaan pengenalan pola dan abstraksi adalah pada prosesnya. Selain itu ada juga dua pondasi CT lain yang turut mendukung agar seseorang terbiasa berpikir sistematis dan menemukan masalah sederhana maupun kompleks. (Umi)