Perbedaan Simpul dan Ikatan dalam Kegiatan Pramuka

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kegiatan pramuka memang erat kaitannya dengan alam dan kemampuan untuk bertahan hidup dengan peralatan seadanya. Makanya, tidak heran jika berbagai kegiatan pramuka banyak dilakukan di alam. Namun, tahukah Anda apa perbedaan simpul dan ikatan dalam kegiatan pramuka? Jika belum, simak penjelasan lengkapnya dalam artikel ini, ya.
Baca Juga: Pengertian Pionering Pramuka dan Macam-Macam Simpulnya
Simpul dan Ikatan dalam Pramuka
Pionering adalah salah satu keterampilan dan juga ketangkasan dalam bidang tali temali. Bagi Anda yang merupakan anggota pramuka, tentu sudah paham bahwa tali, simpul, dan juga ikatan menjadi tiga hal yang saling berkaitan dan sering digunakan satu sama lain.
Hal itulah yang membuat banyak orang kerap menganggap bahwa simpul dan ikatan adalah sama. Padahal sebenarnya, simpul dan ikatan adalah dua hal yang berbeda, lho.
Mengutip dari laman rakasmada.org, perbedaan simpul dan ikatan bisa Anda lihat dari fungsinya. Tali merupakan bendanya dan simpul adalah hubungan antara tali dengan tali. Sedangkan ikatan adalah hubungan antara tali dengan benda lainnya. Contohnya adalah kayu, balok, bambu, dan lain sebagainya.
Adapun berbagai jenis simpul dan ikatan dalam kegiatan pramuka yang perlu Anda ketahui adalah sebagai berikut.
1. Simpul
Simpul Ujung Tali, yakni agar tali pintalan pada ujung tali tidak mudah lepas.
Simpul Mati, yakni untuk menyambung 2 utas tali yang sama besar dan tidak licin.
Simpul Anyam, yakni untuk menyambung 2 utas tali yang tidak sama besarnya dan dalam keadaan kering.
Simpul Anyam Berganda, yakni untuk menyambung 2 utas tali yang tidak sama besarnya dan dalam keadaan basah.
Simpul Erat, yakni untuk memendekkan tali tanpa pemotongan.
Simpul Kembar, yakni untuk menyambung 2 utas tali yang sama besarnya dan dalam keadaan licin.
Simpul Kursi, yakni untuk mengangkat atau menurunkan benda atau orang pingsan.
Simpul Penarik, yakni untuk menarik benda yang cukup besar.
Simpul Lasso, yakni untuk menjerat/berburu hewan liar yang sedang berlari.
2. Ikatan
Ikatan Pangkal, yakni untuk mengikatkan tali pada kayu atau tiang, akan tetapi ikatan pangkal ini dapat juga untuk memulai suatu ikatan.
Ikatan Tiang, yakni untuk mengikat sesuatu sehingga yang diikat masih dapat bergerak leluasa misalnya untuk mengikat leher binatang agar tidak tercekik.
Ikatan Jangkar, yakni untuk mengikat jangkar atau benda lainnya yang berbentuk ring.
Ikatan Tambat, yakni untuk menambatkan tali pada sesuatu.
Ikatan Tarik, yakni untuk menambatkan tali pengikat binatang pada suatu tiang.
Ikatan Turki, yakni untuk mengikat sapu lidi,setangan leher.
Ikatan Palang, yakni untuk mengikat dua buah tiang yang bertemu dalam bentuk palang.
Ikatan Canggah, yakni untuk menyambung dua tiang atau membuat canggah.
Ikatan Silang, yakni untuk menyambung dua tiang yang bersilang.
Ikatan Kaki Tiga, yakni untuk mengikat tiang sejumlah 3 buah,dimana tiang ini berfungsi sebagai pondasi sebuah bangunan yang akan di bangun diatasnya.
Demikian penjelasan singkat tentang apa perbedaan simpul dan ikatan dalam pramuka. (Anne)
