Perbedaan yang Mendasar antara Gelombang Transversal dan Gelombang Longitudinal

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gelombang dapat dibedakan menjadi gelombang transversal dan longitudinal. Perbedaan yang mendasar antara gelombang transversal dan gelombang longitudinal adalah arah rambatnya. Simak ulasannya dalam artikel berikut ini.
Perbedaan Mendasar Gelombang Transversal dan Gelombang Longitudinal
Jenis gelombang pada Fisika dapat dibagi berdasarkan medium perambatan atau arah rambatan dan getarannya. Perbedaan yang mendasar antara gelombang transversal dan gelombang longitudinal adalah arah getaran terhadap arah rambatnya.
Gelombang
Gelombang, Getaran, dan Bunyi merupakan materi yang dipelajari di tingkat SMP. Diambil dari buku Super Complete SMP/MTs yang disusun oleh Elis Khoerunnisa, Putriani Nisa (2020:321), gelombang adalah getaran yang merambat melalui suatu medium.
Berdasarkan arah rambatan dan arah getarannya, gelombang dapat dibedakan menjadi:
Gelombang transversal, adalah gelombang yang arah perambatannya tegak lurus terhadap arah getarannya. Contohnya gelombang tali dan gelombang air.
Gelombang longitudinal, yaitu gelombang yang arah perambatannya sejajar dengan arah getarannya. Contohnya gelombang slinki.
Pada gelombang tranversal, 1 gelombang terdiri dari 1 puncak dan 1 lembah. Sementara pada gelombang longitudinal, 1 gelombang terdiri dari 1 rapatan dan renggangan.
Getaran
Getaran adalah gerak bolak-balik di sekitar titik keseimbangan. Titik keseimbangan adalah titik dimana benda tidak mengalami gaya luar atau dalam keadaan diam. Jumlah getaran dalam satu detik disebut frekuensi.
Bunyi
Bunyi merupakan salah satu bentuk gelombang longitudinal yang merambatkan energi gelombang di udara sampai terdengar oleh reseptor. Syarat terjadinya gelombang bunyi adalah:
Ada sumber bunyi.
Ada medium.
Ada penerima bunyi.
Berdasarkan frekuensinya, bunyi dibagi menjadi 3, yaitu:
Ultrasonik, memiliki frekuensi di atas 20.000 Hz. Bunyi ultrasonik dapat didengar oleh kelelawar dan lumba-lumba, serta dimanfaatkan untuk mengukur kedalaman laut dan pemeriksaan USG.
Audiosonik, mempunyai frekuensi antara 20 - 20.000 Hz. Bunyi ini dapat didengar oleh manusia.
Infrasonik, memiliki frekuensi di bawah 20 Hz. Bunyi infrasonik dapat didengar oleh anjing, laba-laba dan jangkrik.
Baca juga: Gelombang Transversal dan Gelombang Longitudinal beserta Penerapannya.
Siswa tingkat SMP akan mempelajari materi gelombang transversal dan longitudinal. Perbedaan yang mendasar antara gelombang transversal dan gelombang longitudinal adalah arah rambat dan arah getarannya.(DK)
