Perilaku Menyimpang: Salah Satu Dampak Pergaulan Bebas pada Masyarakat Luas

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu dampak pergaulan bebas pada masyarakat luas adalah munculnya perubahan pola perilaku dari norma sosial. Fenomena ini tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga dapat memengaruhi lingkungan masyarakat sekitar, baik secara moral maupun sosial.
Dalam kehidupan bermasyarakat, pergaulan bebas yang tidak terkontrol bisa menjadi pemicu berbagai persoalan yang lebih besar. Itulah sebabnya penting untuk memahami bagaimana dampak ini berkembang dan mengapa pencegahan perlu segera dilakukan.
Salah Satu Dampak Pergaulan Bebas pada Masyarakat Luas yang Perlu Diketahui
Pergaulan bebas merupakan suatu bentuk interaksi sosial yang tidak lagi dibatasi oleh norma, etika, atau aturan sosial yang berlaku dalam masyarakat. Meski pada awalnya sering dianggap sebagai kebebasan berekspresi atau bentuk aktualisasi diri, jika tidak diarahkan dengan bijak dapat menimbulkan dampak negatif.
Dampak tersebut timbul tidak hanya bagi individu yang terlibat langsung, tetapi juga bagi lingkungan sekitar. Salah satu dampak pergaulan bebas pada masyarakat luas adalah meningkatnya perilaku menyimpang di tengah masyarakat.
Berdasarkan buku Perilaku Menyimpang Tinjauan Sosiologis, Dr. Hj. Ciek Julyanti Hisyam, M.M., M.Si., (2018), perilaku menyimpang adalah tindakan atau kebiasaan seseorang yang bertentangan dengan norma sosial, nilai moral, atau hukum yang berlaku.
Bentuknya bisa bermacam-macam. Mulai dari hal ringan seperti bolos sekolah, hingga yang lebih serius seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan seksual bebas, kekerasan, bahkan kriminalitas.
Pergaulan bebas dapat menimbulkan berbagai perilaku menyimpang dikarenakan beberapa faktor berikut.
1. Adanya Kebebasan Tanpa Kendali
Ketika seseorang masuk ke dalam pergaulan bebas, batas antara yang benar dan salah bisa menjadi kabur. Kebebasan yang tidak diimbangi dengan tanggung jawab cenderung mendorong seseorang melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan nilai yang diajarkan dalam keluarga atau masyarakat.
2. Pengaruh Teman Sebaya
Tekanan dari teman sebaya sering membuat seseorang merasa perlu ikut-ikutan agar diterima. Dalam lingkungan pergaulan bebas, dorongan untuk mencoba hal-hal baru, meskipun berisiko, sangat kuat, seperti mencoba alkohol, rokok, atau bahkan narkoba.
3. Kurangnya Pengawasan
Anak-anak dan remaja yang kurang mendapatkan perhatian dan pengawasan dari orang tua lebih rentan terhadap pergaulan bebas. Akibatnya, mereka mudah terjerumus pada perilaku menyimpang yang bertentangan dengan nilai-nilai keluarga.
4. Minimnya Pendidikan Moral dan Agama
Dalam pergaulan bebas, nilai-nilai moral seringkali diabaikan. Jika tidak dibekali dengan pendidikan karakter atau agama yang kuat, seseorang cenderung mengikuti arus tanpa mempertimbangkan dampaknya.
Baca Juga: Peran Kepolisian dalam Mengendalikan Perilaku Menyimpang Masyarakat
Dengan memahami bahwa salah satu dampak pergaulan bebas pada masyarakat luas adalah meningkatnya perilaku menyimpang, semua bagian masyarakat berperan penting untuk ikut mencegahnya. Upaya pencegahan dilakukan dengan larangan, edukasi, komunikasi terbuka, serta lingkungan yang mendukung tumbuhnya karakter positif. (DNR)
