Konten dari Pengguna

Perilaku Tidak Mau Mematuhi dan Menaati Peraturan yang Berlaku

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Perilaku Tidak Mau Mematuhi dan Menaati Peraturan yang Berlaku. Foto: dok. Unsplash/Tingey Injury Law Firm
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Perilaku Tidak Mau Mematuhi dan Menaati Peraturan yang Berlaku. Foto: dok. Unsplash/Tingey Injury Law Firm

Tidak mau mematuhi dan menaati peraturan yang berlaku merupakan perilaku yang menunjukkan adanya pengingkaran kewajiban. Adanya pengingkaran kewajiban ini perlu ditindaklanjuti agar efek negatif yang ditimbulkannya tidak meluas.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk melakukan tindak lanjut adanya pengingkaran kewajiban. Salah satunya adalah dengan melakukan pengawasan dari sesama warga maupun pihak berwenang.

Istilah untuk Perilaku Tidak Mau Mematuhi dan Menaati Peraturan yang Berlaku

Ilustrasi Perilaku Tidak Mau Mematuhi dan Menaati Peraturan yang Berlaku. Foto: dok. Unsplash/Wesley Tingey

Tidak mau mematuhi dan menaati peraturan yang berlaku merupakan perilaku yang menunjukkan adanya pengingkaran kewajiban. Seseorang yang melakukan pengingkaran kewajiban tidak menunaikan kewajiban dan tanggung jawab yang diembannya.

Pengingakaran kewajiban dapat terjadi karena beberapa sebab. Dikutip dari buku berjudul Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Tasum, ‎Rani Apriani (2019: 58), pengingkaran kewajiban umumnya terjadi karena beberapa faktor penyebab.

Contoh penyebab pengingkaran antara lain rasa egois, rendahnya kesadaran terhadap kewajiban, sikap tidak toleransi menghargai orang lain, dan penyalahgunaan kekuasaan.

Cara Mengatasi Pengingkaran Kewajiban

Ilustrasi Perilaku Tidak Mau Mematuhi dan Menaati Peraturan yang Berlaku. Foto: dok. Unsplash/Mikhail Pavstyuk

Untuk dapat mengatasi akibat yang timbul dari banyaknya pengingkaran kewajiban, pelanggaran peraturan atau mencegah timbulnya pelanggaran yang berulang kembali, dapat dilakukan beberapa cara antara lain sebagai berikut.

  • Pendidikan dan sosialisasi tentang kewajiban warga negara di sekolah. Berarti juga mulai diajarkan melaksanakan segala kewajiban tersebut sejak dini di sekolah

  • Pendidikan dan sosialisasi tentang kewajiban warga negara di masyarakat, mulai dari keluarga sampai lingkungan masyarakat yang lebih besar

  • Pengawasan sesama warga negara, terutama untuk mengatasi dan mencegah kasus pengingkaran kewajiban warga negara karena penyalahgunaan kekuasaan

  • Adanya sanksi hukum yang tegas dan tidak diskriminatif atau pilih kasih. Sanksi berlaku pada semua lapisan masyarakat yang melakukan pelanggaran.

Ada banyak sekali contoh perilaku tidak mau mematuhi dan menaati peraturan yang berlaku atau pengingkaran kewajiban. Berikut ini adalah contoh pengingkaran kewajiban dalam kehidupan sehari-hari.

  • Melanggar rambu-rambu lalu lintas saat berkendara di jalan raya

  • Tidak membayar pajak pada waktunya.

  • Merusak fasilitas umum

  • Tidak ikut siskamling yang sudah dijadwalkan tanpa ada alasan yang dibenarkan

  • Tidak mau mengikuti peraturan yang diberlakukan di lingkungan RT setempat

Baca juga: Penyebab Terjadinya Pelanggaran Hak dan Pengingkaran Kewajiban Warga Negara

Sekian pembahasan tidak mau mematuhi dan menaati peraturan yang berlaku merupakan perilaku yang menunjukkan adanya pengingkaran kewajiban. Dengan pembahasan ini, pengetahuan siswa tentang pengingkaran kewajiban dapat terus bertambah. (DAP)