Perintah dan Tata Cara Sholat Ied Idul Fitri yang Benar

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Umat Islam sebentar lagi akan menyelesaikan ibadah puasa Ramadhan dan akan masuk bulan Syawal. Salah satu ibadah yang tidak boleh ditinggalkan setelah bulan Ramadhan selesai adalah sholat Idul Fitri. Sholat Idul Fitri sendiri hukumnya adalah sunnah tetapi karena sifatnya yang satu tahun sekali sangat dianjurkan untuk melaksanakannya. Lalu sebenarnya apa yang menjadi dasar sholat Idul Fitri? Berikut adalah penjelasan mengenai perintah dan tata cara sholat ied Idul Fitri yang benar.
Perintah Sholat Idul Fitri
Salah satu perintah Allah SWT untuk melaksanakan sholat terdapat dalam surat Al-Kautsar ayat 2.
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ
Artinya: "Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkurbanlah" (QS. Al-Kautsar: 2)
Selain itu perintah untuk melaksanakan sholat Idul Fitri juga dijelaskan dalam sebuah hadits berikut ini.
أمرنا رسول الله صلى الله عليه وسلم أن نخرج في العيدين العواتق وذوات الخدور ، وأمر الحيض أن يعتزلن مصلى المسلمين
Artinya: "Nabi SAW memerintahkan kepada kami pada saat sholat ‘id (Idul Fithri ataupun Idul Adha) agar mengeluarkan para gadis (yang baru beranjak dewasa) dan wanita yang dipingit, begitu pula wanita yang sedang haid. Namun beliau memerintahkan pada wanita yang sedang haid untuk menjauhi tempat sholat" (HR. Muslim).
Tata Cara Sholat Ied Idul Fitri
Berikut adalah tata cara sholat Idul Fitri yang benar karena ada sedikit perbedaan dengan sholat pada umumnya.
Sebelum salat, disunahkan untuk memperbanyak bacaan takbir, tahmid, dan tasbih.
Salat dimulai dengan menyeru "ash-shalâta jâmi‘ah", tanpa azan dan iqamah.
Memulai dengan niat shalat Idul Fitri.
Membaca takbiratul ihram (الله أكبر) sambil mengangkat kedua tangan.
Membaca doa iftitah.
Membaca takbir sebanyak 7 (tujuh) kali (di luar takbiratul ihram) dan di antara tiap takbir itu dianjurkan membaca سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ (Subhanallah, walhamdulillah, walailaaha ilallah, wallahu akbar)
Membaca surah al-Fatihah, diteruskan membaca surah yang pendek dari Alquran.
Rukuk, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti salat biasa.
Pada rakaat kedua sebelum membaca al-Fatihah, disunnahkan takbir sebanyak 5 (lima) kali sambil mengangkat tangan, di luar takbir saat berdiri (takbir qiyam).
Membaca Surah al-Fatihah, diteruskan membaca surah yang pendek dari Al-Quran.
Rukuk, sujud, dan seterusnya hingga salam.
Bacaan Niat Sholat Ied Idul Fitri
Berikut adalah bacaan niat sholat Idul Fitri yang dikutip dari buku Panduan Sholat Lengkap Wajib & Sunah karya Saiful Hadi El Sutha, (2021: 123).
اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatan li Idil Fitri rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā.
Artinya: "Aku menyengaja sembahyang sunnah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah SWT."
Setelah mengetahui perintah dan tata cara sholat ied Idul Fitri maka tidak ada alasan untuk meninggalkannya setelah satu bulan penuh berpuasa di bulan Ramadhan.(WWN)
