Konten dari Pengguna

Posisi Badan yang Benar supaya Seseorang Berlari Makin Cepat

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi posisi badan saat semakin cepat seseorang berlari adalah. Sumber: Unsplash/Jonathan Chng
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi posisi badan saat semakin cepat seseorang berlari adalah. Sumber: Unsplash/Jonathan Chng

Bagi para pelari profesional, posisi badan atau tubuh memiliki dampak yang signifikan terhadap tingkat kecepatan lari. Posisi badan saat semakin cepat seseorang berlari adalah condong ke depan.

Selain posisi tubuh yang benar, ada gerakan tubuh lainnya yang bisa mengakselerasi kecepatan. Para pelari, khususnya pelari cepat sebaiknya mengetahui teknik-teknik dasar ini.

Ketahui Posisi Badan Saat Semakin Cepat Seseorang Berlari

Ilustrasi posisi badan saat semakin cepat seseorang berlari adalah. Sumber: Unsplash/Victoire Joncheray

Lari adalah olahraga atau aktivitas fisik yang dilakukan dengan kecepatan tinggi dan maksimal. Tiap orang memiliki tingkat kecepatan yang berbeda-beda.

Berdasarkan buku Pengembangan Model Pembelajaran Atletik Nomor Lari Berbasis Permainan Pada Siswa Sekolah Dasar, Abdul Salam Hidayat, dkk (2021:53), seorang pelari tak dapat hanya mengandalkan bakat atau panjang kakinya saja, melainkan juga perlu melatih faktor lainnya, misalnya faktor teknis.

Untuk bisa berlari dengan cepat, salah satunya adalah memperhatikna posisi tubuh. Posisi badan saat semakin cepat seseorang berlari adalah dengan condong ke depan. Ada beberapa alasan yang membuat posisi ini mampu meningkatkan kecepatan. Berikut ini beberapa di antaranya.

  1. Posisi tubuh yang condong ke depan akan memudahkan pelari saat melakukan start.

  2. Dengan condong ke depan akan membantu tubuh mencapai kecepatan optimal.

  3. Posisi ini memanfaatkna gravitasi untuk mendorong tubuh.

  4. Bisa mengurangi tenaga yang dikeluarkan kaki.

  5. Akan membantu menjaga keseimbangan tubuh.

  6. Meningkatkan kecepatan berlari.

Faktor Lain yang Memengaruhi Kecepatan Berlari

Ilustrasi Posisi badan saat semakin cepat seseorang berlari adalah dengan condong ke depan. Sumber: Unsplash/Greg Rosenke

Apabila ingin meningkatkan peforma dalam berlari, berikut ini beberapa aspek latihan tubuh yang perlu mendapatkan perhatian lebih.

1. Kekuatan (Strength)

Kemampuan seseorang dalam memakai ototnya, akan melatih penerimaan beban sewaktu melakukan lari. Tubuh yang kuat akan mempengaruhi kecepatan lari.

2. Daya Tahan (Endurance)

Daya tahan dibedakan menjadi dua, yakni daya tahan otot setempat (endurance local) dan daya tahan umum (cardiorespiratory). Dengan daya tahan yang baik, maka kecepata lari pun ikut membaik.

3. Kecepatan (Speed)

Kecepatan merupakan kemampuan seseorang untuk melakukan suatu gerakan secara berkesinambungan, dalam bentuk yang serupa dengan waktu sesingkat-singkatnya.

4. Daya Ledak Otot (Muscular Power)

Daya ledak otot adalah kemampuan tubuh dalam melakukan kekuatan maksimal dengan mengerahkan usaha pada waktu sesingkat-singkatnya.

5. Keseimbangan (Balance)

Ketika berlari, seseorang harus mampu mengendalikan organ-organ syaraf ototnya, karena saat melakukan lari akan terjadi perubahan titik-titik berat badan yang cepat.

6. Kelenturan (Flexibility)

Kelenturan tubuh akan menambah keefektifan seseorang dalam melakukan gerakan. Semakin lentur tubuh, kian mudah pula untuk mempercepat langkahnya.

7. Kelincahan (Agility)

Jika seseorang bisa mengubah satu posisi ke suatu posisi lain dengan kecepatan tinggi serta koordinasi gerak yang baik, artinya kelincahannya terbilang tinggi.

Baca juga: 3 Gerak Spesifik dalam Lari Jarak Pendek dan Cara Melakukannya

Posisi badan saat semakin cepat seseorang berlari adalah condong ke arah depan. Dengan melakukan gerakan ini, energi yang dikeluarkan akan lebih kecil dibandingkan dengan posisi tubuh berdiri tegak. (SASH)