Profil Charlie Kirk, Relawan Politik hingga Aktivis Konservatif

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Profil Charlie Kirk mencuri perhatian publik setelah ia meninggal tertembak di usia 31 tahun pada saat berpidato dalam acara kampus di Utah, 10 September 2025.
Charlie Kirk dikenal sebagai seorang relawan politik dan aktivis konservatif. Pada saat tertembak, Charlie sedang memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan oleh salah satu mahasiswa di kampus tersebut.
Mengenal Profil Charlie Kirk, Aktivis Muda Asal Amerika Serikat
Profil Charlie Kirk menggambarkan sosok aktivis konservatif muda asal Amerika Serikat yang dikenal luas melalui kiprahnya di dunia politik dan media.
Dikutip dari buku Institusionalisme Historis dan Studi Hukum karya Keith E. Whittington (2021: 7), aktivis konservatif adalah orang yang memperjuangkan, menyuarakan, dan mempertahankan nilai-nilai konservatisme dalam bidang politik, budaya, hingga ekonomi.
Nama Charlie Kirk menjadi perbincangan karena pada saat berpidato di salah kampus tertembak hingga meninggal. Peluru mengenai bagian leher kiri Kirk.
Charlie sempat memegangi lehernya sebelum akhirnya terjatuh dari kursinya, dan membuat orang-orang di sekitar panik berhamburan.
Penembakan dilakukan dari jarak kurang lebih 182 meter dari posisi korban. Setelah kejadian, sang aktivis segera mendapat pertolongan dan dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Charlie Kirk, yang memiliki nama lengkap Charles James Kirk, merupakan figur terkemuka di kalangan sayap kanan Amerika Serikat.
Charlie dikenal luas sebagai penulis, figur media, sekaligus pendiri organisasi nirlaba berpengaruh Turning Point USA (TPUSA) yang dirikannya pada tahun 2012.
Organisasi yang didirikan Kirk memiliki misi untuk menemukan, membina, melatih, dan menggerakkan mahasiswa agar mendukung nilai-nilai seperti tanggung jawab fiskal, kebebasan pasar, serta pemerintahan yang terbatas.
Charlie Kirk sendiri lahir pada 14 Oktober 1993 di Arlington Heights, Illinois, dan tumbuh besar di wilayah pinggiran Chicago. Ayahnya berprofesi sebagai arsitek, sementara ibunya bekerja sebagai konselor kesehatan mental.
Sejak masih muda, Kirk sudah menunjukkan ketertarikan mendalam pada dunia politik. Saat duduk di bangku sekolah menengah, Charlie ikut serta dalam kampanye Senat AS untuk Mark Kirk dan bahkan memimpin aksi protes siswa menolak kenaikan harga makanan di kafetaria sekolah.
Selain itu, Charlie aktif di Boy Scouts of America hingga berhasil meraih peringkat tertinggi, yaitu Eagle Scout.
Baca Juga: Profil Khadga Prasad Sharma Oli, Mantan Perdana Menteri Nepal
Itulah profil Charlie Kirk yang dikenal sebagai seorang aktivis di bidang politik dan aktivis konservatif. Charlie meninggal di usia 31 tahun setelah tertembak saat melakukan pidato di Utah Valley University. (Umi)
