Profil Dwiarso Budi Santiarto, Wakil KMA Bidang Non Yudisial yang Baru

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Profil Dwiarso Budi Santiarto kini sedang disorot oleh masyarakat Indonesia. Terutama setelah pelantikannya pada hari Rabu lalu.
Banyak masyarakat yang penasaran dengan sosok Dwiarso Budi Santiarto. Terutama soal rekam jejak kariernya.
Ketahui Profil Dwiarso Budi Santiarto
Pada hari Rabu, 10 September 2025 lalu, Mahkamah Agung (MA) menyelenggarakan Sidang Paripurna Khusus Pemilihan Wakil Ketua MA untuk Bidang Non Yudisial. Sidang Paripurna tersebut diselenggarakan di Ruang Kusumah Atmadja, Gedung Mahkamah Agung, Jakarta.
Sidang Paripurna dipimpin oleh ketua Mahkamah Agung, Prof. Dr. Sunarto, S.H., M.H.. Jalannya sidang disiarkan secara terbuka dan dapat ditonton oleh masyarakat Indonesia melalui kanal YouTube resmi Mahkamah Agung.
Sidang dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan Wakil Ketua MA (KMA) Bidang Non Yudisial. Jabatan wakil ketua MA tidak boleh kosong. Sebab, posisi atau jabatan tersebut memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga keseimbangan roda organisasi.
Pemilihan tersebut dilakukan dalam dua putaran. Setelah melalui dua putaran, nama Dr. Dwiarso Budi Santiarto, S.H., M.Hum mendapatkan dukungan mayoritas. Dari hasil tersebut Dwiarso Budi Santiarto resmi menjadi Wakil Ketua Mahkamah Agung RI Bidang Non Yudisial. Inilah mengapa, saat ini banyak masyarakat yang penasaran dengan profil Dwiarso Budi Santiarto.
Dwiarso Budi Santiarto merupakan seorang pria yang lahir di Kota Madiun pada tanggal 14 Maret 1962. Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial terbaru tersebut menempuh pendidikan Sarjana Hukum di Universitas Airlangga dan lulus di tahun 1986 silam. Sementara gelar Magister Humaniora didapatkannya dari Universitas Gadjah Mada di tahun 2005.
Karier profesionalnya dimulai pada tahun 1986. Pada waktu tersebut Dwiarso Budi Santiarto adalah Calon Hakim di Pengadilan Negeri Surabaya. Dikutip dari situs resmi bua.mahkamahagung.go.id, ia pernah menjadi Hakim Pengadilan Negeri Sungguminasa (1991), Hakim Yustisial/Asisten Ketua MA (1997), serta memimpin sejumlah pengadilan negeri di Kotabumi, Kraksaan, Depok, Semarang, dan Jakarta Utara.
Dwiarso Budi Santiarto memiliki karier yang cemerlang dan terus menanjak. Dwiarso Budi Santiarto pernah menjadi Hakim Tinggi hingga Ketua Kamar Pengawasan MA Republik Indonesia. Kini, pria kelahiran Madiun tersebut telah terpilih menjadi Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial.
Baca juga: Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari Kursi DPR
Itulah profil Dwiarso Budi Santiarto selengkapnya. Semoga profil tadi dapat menjawab rasa penasaran masyarakat terhadap Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisial yang baru. (FAR)
