Konten dari Pengguna

Properti yang Digunakan pada Tari Bambangan Cakil

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tari bambangan cakil. Sumber: unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tari bambangan cakil. Sumber: unsplash.com

Seni adalah suatu karya yang mengandung berbagai unsur-unsur keindahan. Ada banyak sekali cabang seni yang bisa Anda nikmati keindahannya. Salah satunya adalah seni tari.

Di Indonesia sendiri, ada banyak sekali tari tradisional dengan ciri khasnya masing-masing, seperti tari bambangan cakil yang menggunakan berbagai properti. Adapun tari bambangan cakil menggunakan properti tari yang berupa senjata keris.

Jika Anda tertarik ingin tahu tentang properti yang digunakan pada Tari Bambangan Cakil, simak artikel ini, ya.

Baca Juga: Tari Balean Dadas Berasal dari Mana? Ini Jawabannya

Properti pada Tari Bambangan Cakil

Ilustrasi tari bambangan cakil. Sumber: unsplash.com

Tari Bambangan Cakil termasuk ke dalam jenis tari klasik yang berasal dari Jawa Tengah. Secara umum, tarian ini menceritakan tentang perang antar ksatria melawan raksasa.

eperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa Tari Bambangan Cakil menggunakan properti tari yang berupa senjata keris. Jadi, tidak heran jika keris menjadi properti utama pada tari ini.

Meski begitu, nyatanya masih ada properti tari lainnya yang digunakan dalam tari bambangan cakil. Berikut adalah penjelasannya yang dikutip dari Buku Siswa Seni Budaya SMP/MTs Kelas 9 karya Sri Sudaryati dan Boiman (2022:346).

  1. Endhong, yakni senjata panah yang digunakan pada tari bambangan cakil.

  2. Garuda mungkur, teknik konde atau sanggul gelung wayang yang dikenakan di kepala.

  3. Gimbalan, yakni aksesoris berupa rambut tebal dan panjang yang menjuntai ke punggung untuk memberi kesan beringas dan perkasa pada tokoh raksasa.

  4. Gumbala, yakni kumis palsu untuk memberi kesan wibawa dan gagah.

  5. Jarik, yakni kain bermotif batik yang dikenakan oleh pemain hingga mencapai lutut.

  6. Kalung penanggalan, yakni aksesoris dari kulit hewan atau bahan logam yang berhiaskan variasi motif ukiran.

  7. Kalung robyong, yakni aksesoris berupa kalung tiga susun yang dikenakan oleh Puntadewa.

  8. Kalung ulur, yakni kalung yang dibuat dari untaian manik-manik dengan hiasan motif dari batu permata di bagian tengahnya.

  9. Kathok, yakni celana berbahan kain dengan panjang mencapai lutut.

  10. Kelat bahu, yakni gelang yang dikenakan pada bagian lengan,

  11. Kuku pancanaka, yakni kuku panjang runcing seperti pisau dan dikenakan di ibu jari kedua tangan.

  12. Praba, yakni lengkungan segitiga yang mengarah ke belakang dan digunakan di punggung.

  13. Sampur, yakni kain selempang berbentuk sempit dan panjang yang biasa berwarna merah dan kuning.

  14. Simbar dada, yakni bulu dada palsu yang penggunaannya untuk memberikan kesan gagah pada si penari.

  15. Stagen, yakni kain panjang khusus untuk bagian pinggang yang berfungsi menahan kain dan mengencangkan perut.

  16. Sumping, yakni aksesoris di telinga yang berbentuk seperti sayap burung atau sulur helai daun.

Demikian penjelasan singkat tentang properti yang digunakan pada Tari Bambangan Cakil sebagai contoh karya seni. (Anne)