Puisi Lama Merupakan Puisi yang Terikat Aturan, Apa Maksudnya?

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi lama merupakan puisi yang terikat. Sebagai salah satu jenis puisi yang ada di Indonesia, puisi lama memang dikenal memiliki berbagai aturan. Aturan-aturan tersebut bersifat mengikat, sehingga bila tidak sesuai, tidak akan bisa dikategorikan ke dalam jenis tersebut.
Puisi lama memiliki kerangka formal yang telah ditentukan. Sangat berbeda dengan puisi bebas yang lebih modern dan mengutamakan ekspresi individual, tanpa terikat oleh batasan-batasan atau aturan yang mengikat.
Penjelasan Puisi Lama Merupakan Puisi yang Terikat
Puisi lama adalah jenis puisi tradisional yang mengikuti aturan struktur tertentu. Peraturan tersebut berkaitan dengan jumlah suku kata, jumlah kata dalam 1 baris, jumlah baris dalam 1 bait, sampai dengan rima. Semuanya harus diikuti dengan patuh.
Dalam puisi lama, pengarangnya harus mengikuti aturan-aturan tertentu. Aturan mengenai panjang baris, pola rimanya, dan penggunaan kosa kata yang sesuai dengan tradisi atau genre yang telah dipilih.
Misalnya, soneta adalah bentuk puisi lama yang memiliki pola rima dan panjang baris yang terikat. Biasanya soneta juga dibuat dengan tema cinta atau sebagai refleksi filosofis. Hal ini sudah tidak bisa diubah dan dimodifikasi lagi, sudah menjadi aturan baku.
Jika disimpulkan lebih detail, beberapa aturan yang ada dalam puisi lama adalah:
Harus memiliki jumlah baris, 2, 4 atau lebih
Ada aturan mengenai jumlah suku kata
Terikat aturan jumlah baris pada satu bait
Terikat dengan rima
Perbedaan Aturan Puisi Lama dan Puisi Baru
Berdasarkan buku PENDIDIKAN SANGGAR BAHASA DAN SASTRA: (Konsep dan Pengembangan), Edy Suprayetno - Ahmad Riynaldiy, (2022), puisi lama akan terlihat sangat berbeda dengan puisi baru.
Puisi lama berasal dari masa lalu dan kuno saat tradisi dan nilai budaya lebih ketat dijaga. Saat itu, puisi sering digunakan untuk menyampaikan pesan moral dan religius. Keterikatan strukturnya untuk memastikan makna puisi dapat disampaikan dengan jelas.
Sedangkan puisi baru tidak terikat oleh struktur yang ketat dan memberi penulis lebih banyak kebebasan dalam mengungkapkan perasaan dan ide-idenya. Dalam puisi baru, penekanan ekspresi individu dan penggunaan bahasa dianggap lebih penting.
Baca Juga: Perbedaan Puisi Lama dan Puisi Baru beserta Ciri-Cirinya
Demikian penjelasan singkat mengenai puisi lama. Puisi lama merupakan puisi yang terikat dengan aturan-aturan tertentu. Aturan yang sudah ada sejak dulu dan harus dipatuhi oleh pengarang atau penulisnya. (DNR)
