Rangkuman Ceramah Singkat tentang Sabar dalam Islam

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rangkuman ceramah singkat tentang sabar banyak dicari untuk disampaikan dalam suatu khotbah. Tidak dipungkiri, sabar adalah salah satu sikap yang perlu dimiliki oleh setiap manusia.
Sayangnya, tidak mudah menerapkan sikap ini dalam kehidupan. Oleh karena itu, diperlukan latihan dan proses belajar untuk menerapkan sikap sabar.
Rangkuman Ceramah Singkat tentang Sabar
Mengutip buku Aqidah dan Akhlak untuk Kelas VIII Madrasah Tsanawiyah oleh Taofik Yusmansyah (2008), sabar dalam Islam adalah kemampuan menahan diri dalam menanggung suatu penderitaan, misalnya ketika kehilangan sesuatu. Adapun contoh rangkuman ceramah singkat tentang sabar yaitu:
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahi-lladzii hadaana lihadzaa, wama kunna linahtadiya laula an hadanallah, Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu la syarikalah, wa Asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa Rasuluh, La nabiya ba'dah.
Hadirin yang dimuliakan Allah,
Dalam kehidupan sehari-hari, terkadang kita menghadapi suatu musibah. Entah itu peristiwa yang memilukan, mengecewakan atau menimbulkan luka batin. Musibah bisa dalam bentuk kehilangan harta, mengalami bencana alam, kecelakaan, atau bahkan difitnah orang lain.
1. Segala Musibah adalah Kehendak Allah
Meskipun cobaan datang bertubi-tubi, kita tetap harus yakin bahwa semua itu bisa terjadi karena kehendak dan kuasa Allah Swt.
Allah SWT berfirman dalam surat Al An'am 59 :
وَعِنْدَهُ مَفَاتِحُ الْغَيْبِ لَا يَعْلَمُهَا إِلَّا هُوَ ۚ وَيَعْلَمُ مَا فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ ۚ وَمَا تَسْقُطُ مِنْ وَرَقَةٍ إِلَّا يَعْلَمُهَا وَلَا حَبَّةٍ فِي ظُلُمَاتِ الْأَرْضِ وَلَا رَطْبٍ وَلَا يَابِسٍ إِلَّا فِي كِتَابٍ مُبِينٍ
Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)"
Dari ayat tersebut, bisa dipahami bahwa tidak ada hal yang tidak diketahui oleh Allah Swt di dunia ini. Bahkan, daun yang gugur pun diketahui oleh Allah.
2. Menghadapi Musibah dengan Sabar
Sabar merupakan sikap menahan emosi dan bertahan di suatu situasi dengan tidak mengeluh. Saat dilanda musibah, Allah Swt memerintahkan manusia untuk menghadapi dengan dua hal, yakni sabar dan sholat. Allah Swt berfirman dalam surat Al Baqarah ayat 153:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱسْتَعِينُوا۟ بِٱلصَّبْرِ وَٱلصَّلَوٰةِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلصَّٰبِرِينَ
Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.
Melalui ayat tersebut, kita diperintahkan untuk menerapkan sabar dan mengerjakan sholat. Sabar tidak hanya diterapkan saat mengalami musibah, tetapi juga bersabar dalam ketaatan kepada Allah Swt dari hal-hal yang diharamkan.
Hal ini tentunya bukan perkara yang ringan untuk dilakukan. Oleh karena itu, kita perlu belajar untuk menerapkan sikap ini. Misalnya, dengan tidak berkata kotor atau kasar.
Hadirin Yang dirahmati Allah,
Saat mengalami musibah, kita dianjurkan untuk mengucap kalimat "innalillahi wa inna ilaihi roji'uun".
Ucapan tersebut adalah doa agar kita segera sadar bahwa segala sesuatu yang terjadi didunia ini bukan milik kita, melainkan tetap milik Allah Swt.
Baca juga: 2 Contoh Kultum Ramadhan Singkat yang Bisa Dijadikan Referensi
Rangkuman ceramah singkat tentang sabar yang disebutkan di atas bisa menjadi referensi bagi umat muslim dalam menyampaikan dakwah. Dengan begitu, diharapkan para jamaah dapat mengambil pelajaran dari ceramah tersebut. (DLA)
