Referensi Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 84-85

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Siswa dapat menggunakan kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 9 halaman 84-85 sebagai referensi jawaban. Pada halaman tersebut, siswa diminta untuk melanjutkan cerpen yang belum selesai. Siswa diberi kebebasan untuk menyelesaikan cerpen tersebut.
Siswa dapat membaca cerpen tersebut kemudian membayangkan akhir seperti apa yang paling sesuai. Oleh karena itu, jawaban setiap siswa bisa saja berbeda-beda.
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 84-85
Mengutip dari Cara Mudah Menulis Cerpen: Bahan Ajar untuk SMA Pelajaran Bahasa Indonesia, Riwaman, dkk (2022:11), cerpen atau cerita pendek adalah suatu bentuk prosa naratif fiktif. Cerpen cenderung singkat, padat, dan langsung pada tujuannya.
Cerpen juga merupakan salah satu materi yang dipelajari pada pelajaran bahasa Indonesia. Agar bisa memahami cerpen, siswa akan diminta membuat atau melanjutkan cerpen yang belum selesai. Siswa bisa membaca cerpen berjudul “Sepatu Butut” kemudian memutuskan akan seperti apa akhir cerpen tersebut.
Sebagai referensi, berikut adalah kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 9 halaman 84-85.
Lanjutan cerpen berjudul “Sepatu Butut”.
Jadi, aku segera berjalan menuju ke rak sepatu. Sepatu Andi terlihat sangat mencolok di rak sepatu tersebut. Meskipun sepatu lain tidak berharga mahal, namun jauh lebih baik dibandingkan sepatu butut milik Andi.
Aku semakin heran mengapa orang tua kami tidak membelikan Andi sepatu baru. Semakin dilihat maka akan semakin tampak jelek sepatu itu. Aku juga merasa kasihan dengan Andi. Sepatu ini pasti sudah tidak nyaman digunakan.
Aku segera mengambil sepatu butut itu dan berjalan keluar rumah menuju tempat sampah. Ternyata, ayah dan ibu sedang duduk santai di teras dan melihatku yang sedang membawa sepatu Andi. Ayah dan ibu langsung bertanya apa yang sedang aku lakukan.
Aku berkata jujur bahwa aku akan membuang sepatu Andi karena sudah butut. Orang tuaku saling berpandangan dan tersenyum kemudian mengajak aku duduk bersama mereka. Kemudian, ibu bercerita tentang sepatu tersebut.
Ibu menceritakan Andi menabung sedikit demi sedikit dari uang saku yang didapatkannya untuk membeli sepatu itu. Itulah alasan Andi tidak mau membuang sepatu itu meskipun sudah butut. Ayah dan ibu juga sudah berkali-kali ingin membelikan sepatu namun Andi menolaknya.
Ayah juga berkata bahwa hari Sabtu Ayah akan mengajak Andi ke toko sepatu untuk membeli sepatu baru. Aku sadar bahwa tindakanku salah dan aku mengembalikan sepatu Andi ke rak. Segera setelah Andi pulang, aku meminta maaf karena hampir saja membuang sepatu kesayangannya.
Baca juga: Mengenal Unsur Intrinsik Cerpen Lengkap dengan Unsur Ekstrinsiknya
Demikian kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 9 halaman 84-85 untuk referensi siswa. Siswa diharapkan bisa melanjutkan cerpen dengan imajinasi sendiri. (KRIS)
