Konten dari Pengguna

Resensi: Kegiatan untuk Mengulas atau Menilai Sebuah Karya Sastra

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Resensi adalah Kegiatan untuk Mengulas atau Menilai Sebuah. Sumber Unsplash Nick Fewings
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Resensi adalah Kegiatan untuk Mengulas atau Menilai Sebuah. Sumber Unsplash Nick Fewings

Dalam ilmu sastra, dikenal suatu istilah yang disebut resensi. Resensi adalah kegiatan untuk mengulas atau menilai sebuah karya sastra. Kegiatan ini kerap dilakukan oleh berbagai pihak. Salah satunya adalah krtikus sastra.

Namun, ada berbagai hal yang harus diketahui terlebih dahulu agar bisa membuat resensi dengan benar. Di antaranya adalah berbagai jenis dan unsur dari resensi itu sendiri.

Jenis-Jenis Resensi, Kegiatan untuk Mengulas atau Menilai Sebuah Karya Sastra

Ilustrasi Resensi adalah Kegiatan untuk Mengulas atau Menilai Sebuah. Sumber Unsplash Gulfer Ergin

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, resensi adalah kegiatan untuk mengulas atau menilai sebuah karya sastra. Selain itu, ada juga pengertian lain Menurut buku Bahasa Indonesia, Widjono Hs (2007: 297)

Dalam halaman tersebut disebutkan bahwa resensi merupakan ulasan atau penilaian suatu hasil karya, buku, film, produk teknologi, dan lain sebagainya. Penilaian ini menyajiikan kualitas suatu karya, baik yang berhubungan dengan keunggulan maupun kekurangannya.

Secara garis besar, resensi dibedakan menjadi empat jenis. Berikut penjelasannya.

1. Evaluatif

Sesuai namanya, jenis resensi ini dibuat untuk memberikan evaluasi terhadap suatu karya. Dengan demikian, pembaca bisa mendapat gambaran mengenai kualitasnya.

2. Deskriptif

Jenis resensi ini ditulis untuk memberi deskripsi sederhana mengenai suatu karya kepada pembaca. Jadi, tak ada penilaian atau evaluasi di dalamnya.

3. Kritis

Jenis resensi ini dibuat untuk memberikan evaluasi secara menyeluruh terhadap suatu karya. Biasanya, karya-karya yang mengundang kontroversi diulas menggunakan resensi kritis.

4. Informatif

Resensi informatif ditulis untuk memberikan informasi terperinci tentang suatu karya kepada pembaca. Jadi, pembaca dapat mengetahui gambaran tentang suatu karya yang belum dikenal sebelumnya.

Unsur-Unsur Resensi

Ilustrasi Resensi adalah Kegiatan untuk Mengulas atau Menilai Sebuah. Sumber Unsplash Joel Muniz

Ada beberapa unsur resensi yang perlu diperhatikan dalam pembuatannya. Berikut uraiainnya.

1. Judul

Setiap resensi harus mempunyai judul. Judul ini berguna untuk menarik minat pembaca dan memberi gambaran singkat tentang suatu resensi.

2. Identitas Karya

Identitas dari suatu karya juga harus ditulis dalam resensi. Dengan demikian, pembaca dapat mengetahui secara persis karya mana yang sedang dibahas.

3. Pendahuluan

Pendahuluan ditulis agar pembaca tertarik untuk membaca resensi terus lebih lanjut. Jadi, pembuat resensi harus memikirkan kata-kata yang menarik dalam penulisannya.

4. Tubuh Resensi

Dalam tubuh resensi, penulis mengemukakan apa saja yang ingin diulas terkait suatu karya. Untuk memudahkan pembuatannya, perhatikan jenis resensi yang dipilih.

Baca juga: Alasan Mengapa Bagian Pendahuluan pada Buku Nonfiksi Harus Menarik

Kesimpulannya, resensi adalah kegiatan untuk mengulas atau menilai sebuah karya sastra. Selain itu, resensi juga bisa digunakan untuk mengulas berbagai karya lainnya. Beragam jenis dan unsur resensi perlu diperhatikan dalam pembuatannya. (LOV)