ROI: Pengertian, Manfaat, dan Cara Menghitungnya untuk Kebutuhan Bisnis

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Return on Investment atau ROI adalah istilah yang sering muncul dalam operasional bisnis. Bahkan ROI juga menjadi salah satu materi yang diajarkan dalam mata pelajaran ekonomi dan akuntansi.
Meski begitu, masih banyak orang yang belum tahu manfaat dari ROI bagi kebutuhan bisnis. Padahal istilah ini sangat berkaitan dengan keuntungan maupun kerugian dari investasi yang dilakukan.
Pengertian ROI, Manfaat, dan Cara Menghitungnya
Mengutip dari buku Manajemen Strategi: Teori dan Implementasi dalam Dunia Bisnis dan Perusahaan, Dana Budiman, Ari Riswanto, dan Enny Noegraheni Hindarwati (2023:157), pengertian Return on Investment atau ROI adalah metrik yang digunakan untuk mengevaluasi efisiensi dan profitabilitas suatu investasi. ROI ini dihiting berdasarkan pada perbandingan keuntungan bersih yang ddiapat dari inevstasi dengan biaya investasi awal.
Jadi, bisa dikatakan bahwa ROI merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengukur keuntungan suatu investasi. Nantinya, ROI akan dinyatakan dalam persentase dan dihitung dengan membagi laba atau kerugian bersih investasi dengan biaya atau pengeluaran awal.
Adapun manfaat ROI secara umum adalah untuk mengukur efisiensi terkait modal, produk, dan penjualan serta sebagai perbandingan dengan perusahaan lain. Sering kali ROI digunakan untuk menghitung berapa dana yang dibutuhkan untuk investasi.
Namun, tak jarang ROI juga digunakan untuk menghitung potensi keuangan aktual perusahaan untuk bisa membagi pendapatan atau laba dengan jumlah investasi yang didapatkan.
Agar lebih mudah dalam memahami ROI untuk kebutuhan bisnis, berikut ini adalah tata cara menghitungnya yang dapat disimak dan dipahami.
Rumus: ROI= (Pendapatan Investasi-Biaya Investasi)/Biaya Investasi x 100 persen
Sebagai contoh, perusahaan A melakukan investasi dengan nilai Rp1.000.000.000 kepada usaha penjualan alat musik. Keuntungan dari penjualan tersebut adalah Rp1.400.000.000. Dengan demikian, perhitungan ROI, yaitu sebagai berikut.
ROI = (1.400.000.000-1.000.000.000)/1.000.000.000 x 100 persen
= 400.000.000/1.000.000.000 × 100 persen
= 40 persen atau 0,4.
Maka nilai ROI investasinya adalah 40 persen.
Baca Juga: Alasan Kemunculan Istilah Ekonomi Kreatif
Dari penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa ROI adalah persentase keuntungan atau kerugian yang diperoleh dari total jumlah aset yang sudah diinvestasikan. Semoga informasi ini dapat bermanfaat. (Anne)
