Konten dari Pengguna

RPP Deep Learning: Elemen Penting dan Contohnya di Sekolah

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi RPP Deep Learning, sumber gambar unsplash/Taylor Flowe
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi RPP Deep Learning, sumber gambar unsplash/Taylor Flowe

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Deep Learning merupakan salah satu pendekatan dalam mengajar. RPP Deep Learning bertujuan untuk merancang pengalaman belajar yang kritis, mendalam, dan bermakna bagi peserta didik di sekolah.

RPP ini menekankan pada pemahaman kontekstual dan bukan sekadar hafalan. Selain itu, RPP ini juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengaplikasikan pengetahuannya di berbagai situasi.

Elemen Penting dalam RPP Deep Learning

Ilustrasi RPP Deep Learning, sumber gambar unsplash/Alena

Mengutip website guru.kemdikbud.go.id, pembelajaran berbasis discovery learning yang menggunakan pendekatan deep learning bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa dari segi kolaborasi dan kreativitas dalam proses pembelajaran. Adapun elemen-elemen penting dalam RPP Deep Learning yaitu:

1. Desain Pembelajaran

  • Capaian Pembelajaran: Membuat capaian pembelajaran sesuai fasenya.

  • Tujuan Pembelajaran: Merumuskan tujuan pembelajaran yang spesifik.

  • Lintas Disiplin Ilmu: Mengorelasikan dengan mata pelajaran lain apabila relevan.

  • Topik Pembelajaran: Menentukan topik yang relevan dengan capaian dan tujuan.

2. Identifikasi

  • Peserta Didik: Mengenali minat, kesiapan, dan kebutuhan belajar peserta didik.

  • Materi Pelajaran: Menjabarkan jenis pengetahuan, tingkat kesulitan, relevansi, dan integrasi nilai.

  • Dimensi Profil Lulusan: Menentukan profil lulusan yang akan dicapai.

3. Langkah-Langkah Pembelajaran

  • Pendahuluan: Melibatkan peserta didik dan menyampaikan tujuan pembelajaran.

  • Kegiatan Inti: Mengesplorasi konsep, mengaplikasikan konsep, merefleksikan, dan memberikan tindak lanjut atau evaluasi.

4. Penilaian

  • Jenis Penilaian: Tes, observasi, kuisioner, dan lain-lain.

  • Instrumen Penilaian: Lembar kerja, rubrik, dan lain-lain.

  • Kriteria Penilaian: Menilai aspek pemahaman, kreativitas, kolaborasi, dan berpikir kritis.

5. Prinsip-prinsip Deep Learning

  • Pemahaman Mendalam: Berpedoman pada pemahaman konsep, bukan hafalan.

  • Pengaplikasian: Mengaitkan materi dengan realita sehari-hari.

  • Keterlibatan Aktif: Melibatkan peserta didik dalam proses pembelajaran dengan aktif.

  • Berpikir Kritis: Mengajak siswa berpikir kritis dalam memecahkan masalah.

  • Kolaborasi: Mengajak siswa bekerja sama dalam kelompok.

  • Kreativitas: Memberikan ruang untuk siswa dalam berkreasi.

Contoh Penerapan RPP Deep Learning

Ilustrasi RPP Deep Learning, sumber gambar unsplash/Tra Nguyen

RPP Deep Learning dapat diterapkan di berbagai mata pelajaran. Adapun contoh penerapannya yaitu:

  • Pembelajaran Matematika: Memahami konsep persamaan linear melalui masalah kontekstual dengan cara eksplorasi, diskusi, dan refleksi.

  • Pembelajaran Sains: Mengaplikasikan konsep sains dalam eksperimen atau proyek penelitian sederhana.

  • Pembelajaran Bahasa: Menelaah teks berita melalui kaidah kebahasaan, analisis struktur, dan praktik menulis berita.

Baca juga: Contoh RPP Disiplin Positif sebagai Referensi bagi Guru

Elemen penting dan contoh RPP Deep Learning yang dijelaskan di atas bisa dijadikan panduan bagi guru dalam mengajar. RPP ini tentunya dapat membantu siswa lebih kreatif dan berpikir kritis dalam belajar. (DLA)