Ruang Lingkup yang Mencakup Aspek Perkembangan pada Anak Usia Dini

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ruang lingkup yang mencakup aspek perkembangan pada anak usia dini adalah dasar dari pendidikan. Aspek ini akan memengaruhi kemampuan anak dalam perkembangan fase berikutnya.
Diambil dari buku Aspek Perkembangan Anak Usia Dini, Dek Laksana (2021:6), pendidikan anak usia dini diatur dalam Permendiknas No. 58 tahun 2009. Berdasarkan ketentuan tersebut, anak usia dini ditetapkan berumur 0-6 tahun.
Ragam Ruang Lingkup yang Mencakup Aspek Perkembangan pada Anak Usia Dini
Terdapat 6 aspek perkembangan pada anak usia dini yang saling berkaitan. Ruang lingkup yang mencakup aspek perkembangan pada anak usia dini adalah sebagai berikut.
1. Nilai Agama dan Moral
Aspek agama dan moral fokus pada penanaman nilai-nilai dasar, dan norma-norma yang berlaku di masyarakat. Anak perlu mengenal agama dan menjalankan ibadah, agar lebih memahami arah hingga tujuan hidup dengan baik sejak dini.
2. Fisik Motorik
Aspek fisik motorik adalah hal yang langsung berhubungan dengan perkembangan tubuh anak sebagai berikut.
Perkembangan fisik seperti tinggi badan, lingkar kepala, dan berat badan yang sesuai dengan ukuran anak seusianya.
Perkembangan motorik halus yang meliputi kemampuan dalam menggunakan alat untuk ekspresi diri dan eksplorasi.
Perkembangan motorik kasar yang meliputi kemampuan dalam berkoordinasi antar anggota tubuh.
3. Kognitif
Aspek perkembangan kognitif berkaitan dengan akal dan pikiran. Anak memiliki kemampuan berpikir logis dengan mengenal perbedaan, klasifikasi, perencanaan, pola, inisiatif, dan sebab akibat.
4. Bahasa
Aspek bahasa yaitu kemampuan anak mengerti cerita, aturan, perintah, dan juga memahami bacaan. Selain itu, anak juga diharapkan dapat berbahasa dengan baik seperti tanya jawab, memahami bentuk, serta bunyi dari masing-masing huruf dan angka.
5. Sosial Emosional
Aspek sosial emosional antara lain memahami perasaan, merespon pembicaraan, hingga belajar menghargai hak dan pendapat orang lain. Dengan mengenali perasaan, maka anak dapat mengendalikan dan menyesuaikan diri dalam berinteraksi.
6. Seni
Setiap anak lahir dengan sifat imajinatif dan sisi seni masing-masing. Aspek ini akan mendorong anak tertarik untuk mengekspresikan diri, dan mulai mengeksplorasi banyak hal dari sisi seni.
Baca juga: Perkembangan Kognitif dan Sosio-Emosional Anak pada Anak Usia Dini
Ruang lingkup yang mencakup aspek perkembangan pada anak usia dini adalah agama dan moral, fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial emosional, serta seni. 6 Aspek ini saling berkaitan dan menjadi dasar dari pendidikan.(DK)
