Rumus BEP Unit dan Contoh Soalnya dalam Ilmu Ekonomi

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rumus BEP unit adalah materi yang diajarkan pada siswa di jenjang SMA. Rumus ini pun sering digunakan di dunia ekonomi maupun bisnis, terutama saat ingin mengetahui keuntungan atau kerugian dari suatu usaha.
Maka dari itu, rumus ini cukup bermanfaat khususnya bagi mereka yang ingin menggeluti dunia tersebut. Supaya lebih memahami rumus tersebut, maka penerapannya dalam contoh soal bisa dipelajari.
Rumus BEP Unit dalam Ilmu Ekonomi
Mengutip Produk Kreatif dan Kewirausahaan Akuntansi dan Keuangan Lembaga, Muh. Nur Eli Brahim, M. Si (2021:30), pengertian BEP menurut Yamit (1998:62) adalah sebagai suatu keadaan ketika total pendapatan besarnya sama dengan total biaya (TR = TC)
Suatu perusahaan sedang mengalami untung jika telah berada di atas titik BEP dan penjualannya lebih dari biaya tetap serta biaya variabel. Sedangkan ia akan mengalami rugi jika berada di bawah titik BEP.
Terdapat dua jenis BEP. Salah satunya adalah BEP unit yang menghitung jumlah produk minimal yang harus diproduksi. Berikut rumus BEP unit:
BEP unit = FC : (H – VC)
Di mana:
FC adalah fixed cost atau biaya tetap
H adalah harga jual tiap unit
VC adalah variable cost atau biaya variabel tiap unit
Baca juga: Apa Fungsi BEP dalam Proyeksi Keuangan? Ini Penjelasannya
Contoh Soal BEP Unit
Berikut contoh soal yang menggunakan rumus BEP unit dalam kehidupan sehari-hari:
Perusahaan milik Pak Jaya memproduksi mainan setiap hari. Dalam catatan beliau dapat diketahui bahwa biaya tetap dari usaha tersebut adalah Rp 150 juta. Sedangkan biaya variabel tiap unit mainan adalah Rp 75 ribu.
Hitung titik BEP unit dari mainan yang diproduksi usaha tersebut jika harga jual tiap unitnya adalah Rp 100 ribu!
Diketahui:
FC = Rp 150 juta
H = Rp 100 ribu
VC = Rp 75 ribu
Jawaban:
BEP unit = FC : (H – VC)
BEP unit = Rp 150 juta : (Rp 100 ribu – Rp 75 ribu)
BEP unit = 6.000
Ada satu jenis BEP lagi yang perlu diketahui dalam dunia ekonomi, yaitu BEP penjualan atau rupiah. Berbeda dengan BEP unit, BEP penjualan akan menghitung nominal uang yang harus didapatkan suatu perusahaan saat ia bisa menjual semua produknya. (LOV)
