Rumus Teorema Pythagoras beserta Sejarah Singkatnya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rumus Teorema Pythagoras adalah salah satu rumus yang digunakan dan dibahas dalam pelajaran matematika. Rumus ini dapat digunakan untuk menghitung sisi-sisi pada segitiga siku-siku. Teorema ini dicetuskan oleh salah satu ilmuwan dari Yunani.
Pembahasan tentang rumus teorema Pythagoras beserta sejarah singkatnya yang disajikan secara ringkas dalam artikel ini dapat memudahkan Anda mengenal dan menggunakan rumus Teorema Pythagoras dalam pelajaran matematika.
Rumus Teorema Pythagoras Lengkap dengan Sejarah Singkat dan Tokoh Pencetusnya
Pelajaran matematika merupakan pelajaran yang identik dengan rumus dan operasi hitung bilangan. Dalam pelajaran ini siswa juga diajarkan tentang macam-macam bangun datar. Salah satu bangun datar yang dipelajari dalam matematika adalah segitiga. Seperti namanya, segitiga adalah bangun datar yang memiliki tiga sisi.
Pemaparan mengenai definisi segitiga dijelaskan dalam buku berjudul Top Score Psikotes yang disusun oleh Muh. Amin & Enha Punjabi (2020: 49). Tertulis dalam buku tersebut bahwa segitiga adalah bangun datar yang dibatasi oleh tiga sisi dan mempunyai tiga titik sudut.
Ada banyak sekali macam-macam segitiga, yaitu segitiga lancip, segitiga tumpul, segitiga siku-siku, segitiga sama kaki, segitiga sama sisi, segitiga sembarang. Secara umum, segitiga memiliki beberapa sifat antara lain:
Besar sudut luar segitiga adalah jumlah dua sudut dalam lainnya
Dalam suatu segitiga, jumlah dua sisi selalu lebih besar dari sisi ketiga (ketaksamaan segitiga)
Jumlah besar sudut dalam sebuah segitiga adalah 180 derajat
Dalam materi bangun datar segitiga, terdapat beberapa rumus yang digunakan untuk menghitung sisi-sisinya. Salah satunya adalah rumus Teorema Pythagoras. Teorema Pythagoras adalah teorema yang berlaku untuk menghitung sisi-sisi pada segitiga siku-siku.
Teorema ini dicetuskan oleh seorang ilmuwan asal Yunani. Hal tersebut selaras dengan yang dijelaskan dalam buku Matematika: Belajar Ringkas Matematika yang Mudah dan Menyenangkan yang disusun oleh Ayubkasi Soromi, Solikrisman Laia (2020:104).
Tertulis dalam buku tersebut bahwa rumus Pythagoras merupakan rumus yang digunakan untuk mencari panjang sisi pada sebuah segitiga siku-siku. Penemu rumus ini ialah seorang ahli matematika dari Yunani yang bernama Pythagoras.
Teorema pythagoras atau yang juga dikenal dengan sebutan dalil Pythagoras adalah sebuah teorema yang membahas tentang hubungan antar sisi pada segitiga siku-siku.
Menurut Teorema Pythagoras, kuadrat sisi miring segitiga siku-siku adalah jumlah kuadrat kedua sisi lainnya. Rumus teorema Pythagoras biasanya dinyatakan dengan huruf-huruf untuk tiap sisi segitiga. Berikut ini adalah rumus teorema Pythagoras:
c² = a² + b²
Keterangan:
a: jarak terpendek dari kedua sisi
b: sisi miring segitiga
c: hipotenusa
Teorema pythagoras adalah suatu aturan matematika yang dapat digunakan untuk menentukan panjang salah satu sisi dari sebuah segitiga siku-siku. Teorema ini hanya berlaku untuk segitiga siku-siku, tidak bisa digunakan untuk menentukan sisi dari jenis segitiga lainnya.
Baca juga: 4 Contoh Soal Teorema Pythagoras yang Lengkap dengan Pembahasannya
Rumus Teorema Pythagoras tersebut dapat Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya seperti menghitung area yang berbentuk segitiga siku-siku atau bahkan menghitung bidang miring pada lintasan yang berbentuk segitiga siku-siku. (DAP)
