Salah Satu Alasan Utama dalam Melakukan Pengemasan

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam mengirimkan atau memasarkan suatu produk, pengemasan menjadi hal yang wajib. Sebab, salah satu alasan utama dalam melakukan pengemasan adalah perlindungan produk di dalamnya.
Di sisi lain, terdapat fungsi lain dari pengemasan yang tak kalah pentingnya. Mulai dari memberikan informasi hingga sebagai alat pemasaran.
Salah Satu Alasan Utama dalam Melakukan Pengemasan Produk
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengemasan adalah sebuah proses, cara, dan pembuatan pengemasan. salah Satu alasan utama dalam melakukan pengemasan adalah perlindungan produk atau mengawetkan produk pangan maupun non-pangan.
Dengan adanya pengemasan dapat membantu mencegah atau mengurangi terjadinya kerusakan produk yang ada di dalamnya. Sehingga, orang yang menerimanya dapat mendapatkan produk sama sebelum dikirimkan.
Selain itu, terdapat beberapa fungsi dari pengemasan yang dikutip dari buku Pentingnya Kemasan Dalam Pemasaran Produk oleh Ni Made Ayu Gemuh Rasa Astiti, dkk (2023), yaitu:
1. Fungsi Memberi Kenyamanan (Convenience Function)
Inovasi di bidang pengemasan telah menciptakan. Sebagai contoh, penggunaan produk pangan di rumah tangga.
Makanan dapat disiapkan, dimasak, atau dipanaskan tanpa perlu mengeluarkannya dari kemasan. Bumbu-bumbu bisa dikeluarkan secara mudah dengan dikemas berbentuk cairan atau pasta yang dikemas di dalam botol yang dilengkapi alat semprotan.
Air minum saat ini sudah menjadi produk komersial yang dikemas menggunakan galon dan dilengkapi dengan dispenser. Dengan demikian, kemasan memainkan peran penting dalam memungkinkan produk yang akan digunakan dengan mudah.
2. Fungsi Memberi Ukuran yang Sesuai (Apportionment Function)
Fungsi ini terkait aspek memberikan kenyamanan, yaitu fungsi kemasan memorsikan (apportionment function). Ukuran desainnya sedemikian rupa dan sesuai keinginan konsumennya.
Dalam konteks ini, pengemasan berfungsi menyesuaikan ukuran kemasan dari ukuran produksi atau industrinya. Maksudnya, disesuaikan menjadi bentuk dan ukuran yang mudah digunakan dan diinginkan konsumen.
Hal terkait aspek ini adalah bentuk dan proporsi relatif dari kemasan primer yang dapat memberikan kenyamanan penggunaan bagi konsumen.
Kemudahan termasuk efisien dalam menyusun kemasan primer ke dalam kemasan sekunder dan tersier. Kemasan memberikan peran yang sangat penting dalam memungkinkan kemasan primer untuk disusun ke dalam kemasan sekunder.
Kemudian, kemasan sekunder akan disatukan ke dalam suatu kemasan tersier. Sebagai hasil dari fungsi ini, penanganan produk dapat dioptimalkan karena berkurangnya jumlah unit kemasan yang perlu ditangani.
3. Fungsi Komunikasi dan Informasi (Communication and Information Function)
Kemasan harus mencantumkan info penting bagi konsumen, seperti label berat bersih, kandungan nutrisi, dan lainnya.
Fungsi komunikasi lain dari pengemasan adalah pemberian universal product code (UPC) yang dapat dibaca secara akurat dan cepat dengan menggunakan peralatan scanning yang modern di checkout ritel, gizi, dan informasi bahan serta negara asal.
4. Fungsi Promosi
Kemasan di era modern menjadi salah satu tempat mempromosikan barang. Sehingga, perusahaan harus memiliki pengaruh positif terhadap keputusan pembeli. Misalnya dengan menggunakan warna, simbol, dan keterangan menarik.
Baca Juga: Arti Pengemasan beserta Fungsi dan Jenisnya pada Produk
Itulah penjelasan singkat tentang salah satu alasan utama dalam melakukan pengemasan adalah keamanan dan perlindungan produk dan fungsi lainnya. Dengan adanya pengemasan, memberikan manfaat bagi besar, baik bagi perusahaan maupun konsumen.(MZM)
