Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.103.0
Konten dari Pengguna
Salah Satu Perubahan Struktur Kurikulum pada Kurikulum Merdeka di Jenjang SMP
28 September 2024 17:03 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Salah satu perubahan struktur kurikulum pada Kurikulum Merdeka di jenjang SMP adalah hal yang penting untuk dipahami oleh tenaga pendidik maupun siswa. Sebab, dengan mengetahuinya, implementasi Kurikulum Merdeka akan berjalan maksimal.
ADVERTISEMENT
Hal ini menjadi penting karena penerapan Kurikulum Merdeka sangat berbeda dengan kurikulum sebelumnya yang berlaku di dunia pendidikan Indonesia. Jadi, terdapat beberapa hal yang harus diadaptasi dan disesuaikan kembali.
Salah Satu Perubahan Struktur Kurikulum pada Kurikulum Pendidikan di Jenjang SMP adalah Pendekatan Berbasis Kompetensi, Ini Penjelasannya!
Mengutip dari buku Mengungkapkan Filsafat Pendidikan di Balik Kurikulum Merdeka, Gede Agus Siswadi (2024:145), Kurikulum Merdeka merupakan suatu bentuk kurikulum yang lebih mementingkan proses dari masing-masing peserta didik untuk melatih kecakapan dan kompetensi yang dimiliki berdasarkan minta peserta didik pada bidang-bidang tertentu.
Adapun salah satu perubahan struktur kurikulum pada Kurikulum Merdeka di jenjang SMP adalah diterapkannya pendekatan berbasis kompetensi. Berikut adalah penjelasan lengkapnya.
1. Pendekatan Berbasis Kompetensi
Kurikulum sebelumnya memang lebih fokus pada materi pelajaran. Akan tetapi, Kurikulum Merdeka justru lebih fokus pada pengembangan keterampilan dan pemahaman yang lebih dalam.
ADVERTISEMENT
Oleh karena itu, salah satu perubahan yang paling mencolok adalah pendekatan berbasis kompetensi. Sebab, peserta didik tidak hanya mempelajari materi, tetapi juga mengembangkan keterampilan praktis yang relevan dengan dunia nyata.
2. Integrasi Mata Pelajaran
Kurikulum Merdeka juga memperkenalkan integrasi mata pelajaran. Oleh karena itu, saat ini muatan pembelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) terintegrasi dalam mata pelajaran lain.
Hal inilah yang memungkinkan peserta didik untuk melihat hubungan antara berbagai konsep serta memahami bagaimana ilmu pengetahuan dan sosial saling terkait.
3. Pilihan Mata Pelajaran Peminatan
Kurikulum Merdeka memberi fleksibilitas bagi peserta didik untuk memilih mata pelajaran peminatan. Hal ini memungkinkana mereka untuk mengejar minat dan bakat mereka secara lebih spesifik. Dengan adanya pilihan ini, peserta didik juga akan lebih fokus dan termotivasi dalam belajar.
ADVERTISEMENT
Itu dia penjelasan tentang perubahan struktur kurikulum pada Kurikulum Merdeka di jenjang SMP yang perlu diketahui. (Anne)