Konten dari Pengguna

Satu Hal Mendasar yang Membedakan Inovasi di Sektor Publik dan Swasta

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Satu Hal yang Mendasar yang Membedakan Inovasi di Sektor Publik dengan Inovasi di Sektor Swasta  Sumber Unsplash/Theo Crazzolara
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Satu Hal yang Mendasar yang Membedakan Inovasi di Sektor Publik dengan Inovasi di Sektor Swasta Sumber Unsplash/Theo Crazzolara

Inovasi kini menjadi hal yang mutlak di semua sektor, baik publik maupun swasta. Terdapat satu hal yang mendasar yang membedakan inovasi di sektor publik dengan inovasi di sektor swasta.

Inovasi adalah tindakan yang membawa perubahan dengan mengenalkan sesuatu yang baru. Inovasi menjadi ukuran keberhasilan perusahaan dalam memanfaatkan sumber daya manusia dan teknologi.

Mengetahui Satu Hal yang Mendasar yang Membedakan Inovasi di Sektor Publik dengan Inovasi di Sektor Swasta

Ilustrasi Satu Hal yang Mendasar yang Membedakan Inovasi di Sektor Publik dengan Inovasi di Sektor Swasta Sumber Unsplash/Dmitry Dreyer

Terdapat sejumlah perbedaan antara inovasi perusahaan publik dengan swasta. Namun, satu hal yang mendasar yang membedakan inovasi di sektor publik dengan inovasi di sektor swasta adalah orientasinya.

Berdasarkan buku Desain Inovasi Pemerintahan Daerah, Irwan Noor (2013:102), sektor publik, yang kadang-kadang disebut sektor pemerintah (state sector), merupakan bagian dari negara.

Sektor publik berurusan dengan salah satu produksi, pengiriman dan alokasi barang serta jasa. Ada pula yang memaknai sektor publik sebagai organisasi yang tidak mencari laba (not for profit organization).

Ini untuk membedakannya dengan sektor privat, yang disebut juga dengan sektor swasta, komersial, bisnis, atau sektor yang mencari laba (profit motive/seeking organization).

Inovasi di sektor publik akan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Hal ini tentu berbeda dengan sektor swasta yang berorientasi pada keuntungan usaha.

Di sektor swasta, inovasi yang sukses sering terlihat menjadi nilai lebih bagi dirinya sendiri. Kelebihannya, yaitu sebagai sarana untuk memastikan (keunggulan) daya saing di pasar baru, atau untuk menghidupkan kembali pasar yang lesu.

Namun, inovasi di sektor publik dibenarkan hanya jika hal ini akan meningkatkan nilai dalam kualitas, efisiensi, atau kesesuaian untuk tujuan pemerintahan atau pelayanan. Jadi, inovasi dalam sektor publik akan jauh lebih kompleks.

5 Unsur Penyusun Inovasi

Ilustrasi Satu Hal yang Mendasar yang Membedakan Inovasi di Sektor Publik dengan Inovasi di Sektor Swasta Sumber Unsplash/Tool., Inc

Inovasi memiliki lima unsur penyusun yang membentuknya, yaitu:

1. Pengetahuan Baru

Sebuah inovasi hadir sebagai sebuah pengetahuan baru bagi masyarakat dalam sistem sosial tertentu. Pengetahuan baru ini merupakan faktor penting penentu perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat.

2. Cara Baru

Inovasi juga dapat berupa sebuah cara baru bagi individu atau sekelompok orang untuk memenuhi kebutuhan atau menjawab masalah tertentu. Cara baru ini merupakan pengganti cara lama yang sebelumnya berlaku.

3. Objek Baru

Inovasi adalah objek baru bagi pengunanya, baik berbentuk fisik (berwujud/tangible), maupun yang tidak berwujud (intangible).

4. Teknologi Baru

Inovasi sangat identik dengan kemajuan teknologi. Banyak contoh inovasi yang hadir dari hasil kemajuan teknologi.

5. Penemuan Baru

Hampir semua inovasi merupakan hasil penemuan baru. Sangat jarang ada kasus inovasi hadir sebagai sebuah kebetulan.

Baca juga: Contoh Faktor Faktor yang Menentukan Efektivitas Komunikasi Inovasi

Satu hal yang mendasar yang membedakan inovasi di sektor publik dengan inovasi di sektor swasta adalah tujuannya. Inovasi di sektor publik ditujukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat.(DK)