Satu Hal Mendasar yang Membedakan Inovasi di Sektor Publik dan Swasta

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Inovasi kini menjadi hal yang mutlak di semua sektor, baik publik maupun swasta. Terdapat satu hal yang mendasar yang membedakan inovasi di sektor publik dengan inovasi di sektor swasta.
Inovasi adalah tindakan yang membawa perubahan dengan mengenalkan sesuatu yang baru. Inovasi menjadi ukuran keberhasilan perusahaan dalam memanfaatkan sumber daya manusia dan teknologi.
Mengetahui Satu Hal yang Mendasar yang Membedakan Inovasi di Sektor Publik dengan Inovasi di Sektor Swasta
Terdapat sejumlah perbedaan antara inovasi perusahaan publik dengan swasta. Namun, satu hal yang mendasar yang membedakan inovasi di sektor publik dengan inovasi di sektor swasta adalah orientasinya.
Berdasarkan buku Desain Inovasi Pemerintahan Daerah, Irwan Noor (2013:102), sektor publik, yang kadang-kadang disebut sektor pemerintah (state sector), merupakan bagian dari negara.
Sektor publik berurusan dengan salah satu produksi, pengiriman dan alokasi barang serta jasa. Ada pula yang memaknai sektor publik sebagai organisasi yang tidak mencari laba (not for profit organization).
Ini untuk membedakannya dengan sektor privat, yang disebut juga dengan sektor swasta, komersial, bisnis, atau sektor yang mencari laba (profit motive/seeking organization).
Inovasi di sektor publik akan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Hal ini tentu berbeda dengan sektor swasta yang berorientasi pada keuntungan usaha.
Di sektor swasta, inovasi yang sukses sering terlihat menjadi nilai lebih bagi dirinya sendiri. Kelebihannya, yaitu sebagai sarana untuk memastikan (keunggulan) daya saing di pasar baru, atau untuk menghidupkan kembali pasar yang lesu.
Namun, inovasi di sektor publik dibenarkan hanya jika hal ini akan meningkatkan nilai dalam kualitas, efisiensi, atau kesesuaian untuk tujuan pemerintahan atau pelayanan. Jadi, inovasi dalam sektor publik akan jauh lebih kompleks.
5 Unsur Penyusun Inovasi
Inovasi memiliki lima unsur penyusun yang membentuknya, yaitu:
1. Pengetahuan Baru
Sebuah inovasi hadir sebagai sebuah pengetahuan baru bagi masyarakat dalam sistem sosial tertentu. Pengetahuan baru ini merupakan faktor penting penentu perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat.
2. Cara Baru
Inovasi juga dapat berupa sebuah cara baru bagi individu atau sekelompok orang untuk memenuhi kebutuhan atau menjawab masalah tertentu. Cara baru ini merupakan pengganti cara lama yang sebelumnya berlaku.
3. Objek Baru
Inovasi adalah objek baru bagi pengunanya, baik berbentuk fisik (berwujud/tangible), maupun yang tidak berwujud (intangible).
4. Teknologi Baru
Inovasi sangat identik dengan kemajuan teknologi. Banyak contoh inovasi yang hadir dari hasil kemajuan teknologi.
5. Penemuan Baru
Hampir semua inovasi merupakan hasil penemuan baru. Sangat jarang ada kasus inovasi hadir sebagai sebuah kebetulan.
Baca juga: Contoh Faktor Faktor yang Menentukan Efektivitas Komunikasi Inovasi
Satu hal yang mendasar yang membedakan inovasi di sektor publik dengan inovasi di sektor swasta adalah tujuannya. Inovasi di sektor publik ditujukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat.(DK)
