Scopus: Database Jurnal Ilmiah Internasional

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Scopus sering disebut oleh masyarakat terutama di kalangan sivitas akademika internasional. Terlebih lagi bila sivitas akademika tersebut ingin atau sudah membuat jurnal. Namun, tak banyak orang tahu apa itu Scopus.
Secara singkat, Scopus adalah database jurnal ilmiah tingkat internasional. Tak semua jurnal bisa masuk ke database ini sehingga membuatnya bergengsi di kalangan sivitas akademika.
Apa Itu Scopus?
Apa itu Scopus? Menurut Panduan Literasi Jurnal, Hamid Sakti Wibowo (2021: 18), Scopus ialah layanan indeksasi dan penyedia database jurnal terbesar saat ini. Layanan ini di bawah naungan Elsevier, organisasi penerbit publikasi ilmiah internasional di Amsterdam.
Hingga saat ini, Scopus telah mempunyai sekitar 22.000 judul jurnal dari 5.000 penerbit di seluruh dunia. Hal ini membuat banyak sivitas akademika memanfaatkan Scopus untuk mencari informasi ilmiah tentang suatu topik.
Tak hanya menjadi database, Scopus juga bisa menilai suatu jurnal bisa memiliki dampak yang besar di bidangnya atau tidak. Selain itu, Scopus juga mempunyai data terkait hak paten dari beragam penelitian di dunia.
Scopus berbeda dengan Sinta atau Science and Technology Index meskipun sama-sama database jurnal ilmiah. Hal ini disebabkan Sinta bertaraf nasional dan dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia.
Syarat Indeksasi Jurnal di Scopus
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, tak semua jurnal bisa masuk ke Scopus. Namun bila bisa masuk, jurnal tersebut akan diakui di tingkat internasional. Tak hanya itu saja, jurnal ini juga dianggap mempunyai kualitas tinggi dan patut menjadi referensi.
Lantas, apa saja syarat yang harus dipenuhi agar suatu jurnal bisa terindeks oleh Scopus? Berikut di antaranya:
Jurnal perlu mempunyai topik yang relevan dengan hasilnya
Jurnal perlu mempunyai perbedaan jika dibandingkan dengan topik-topik jurnal lainnya di Scopus
Data dalam jurnal perlu selengkap mungkin
Jurnal perlu menggunakan bahasa Inggris atau bahasa resmi sesuai standar yang berlaku
Jurnal harus bebas dari plagiarisme
Pembuat jurnal perlu memperhatikan waktu tenggat yang telah ditetapkan
Baca juga: Mengenal Prosiding dan Perbedaannya dengan Jurnal
Jadi, apa itu Scopus? Scopus adalah layanan indeksasi atau database jurnal ilmiah tingkat internasional terbesar saat ini. Bila suatu jurnal bisa terindeks Scopus, maka dianggap berkualitas tinggi dan diakui di dunia internasional. (LOV)
