Konten dari Pengguna

Sebab Khusus Terjadinya Perang Jawa dan Sejarahnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sebab khusus terjadinya perang jawa, sumber foto Levi Meir Clancy on Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sebab khusus terjadinya perang jawa, sumber foto Levi Meir Clancy on Unsplash

Indonesia telah melewati sejarah panjang sampai bisa merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945. Berbagai perang dan perlawanan terhadap penjajah sudah dilakukan bangsa Indonesia sejak masa kerajaan. Salah satu perang yang cukup bersejarah adalah perang Jawa atau perang Diponegoro yang berlangsung pada tahun 1825 hingga 1830. Lalu apa sebab khusus terjadinya perang Jawa? Simak ulasan dan sejarahnya berikut ini.

Baca juga: Sejarah Perang Fijar yang Jadi Perang Pertama Rasulullah

Sebab Khusus Terjadinya Perang Jawa dan Sejarahnya

Ilustrasi sebab khusus terjadinya perang jawa, sumber foto Birmingham Museums Trust on Unsplash

Perang Jawa merupakan salah satu pertempuran yang terjadi di pulau Jawa melawan penjajah. Pertempuran ini dipimpin oleh Pangeran Diponegoro dan bermula dari kota Yogyakarta yang kemudian meluas ke berbagai wilayah di Jawa. Perang ini menjadi salah satu perang terbesar yang pernah dilalui bangsa Indonesia.

Pasalnya memakan korban yang cukup banyak yaitu sekitar 200.000 jiwa penduduk pribumi sementara itu dari pihak Belanda mereka diperkirakan kehilangan 10.000 nyawa. Dalam menjalankan peran ini Pangeran Diponegoro tidak sendiri, ada banyak tokoh yang menjadi penyokongnya. Penyokongnya juga bukan orang sembarangan, misalnya Mangkubumi, Kyai Modjo dan Sentot Prawirodirjo.

Jika ada yang bertanya apa sebab khusus terjadinya perang jawa, maka kalian harus menilik jauh kebelakang. Dikutip dari buku Sejarah 2 karya Sardiman, (2008) dijelaskan bahwa perang ini disebabkan karena ketidakpuasan rakyat dan para pemimpin terhadap Belanda. Hingga akhirnya terjadilah perang yang merupakan perlawanan paling besar selama abad XIX.

Adapun sebab-sebab umum terjadinya perlawanan Diponegoro adalah sebagai berikut.

  1. Wilayah Mataram semakin sempit dan para raja mulai kehilangan kedaulatannya.

  2. Belanda ikut campur tangan dalam urusan internal kerajaan, misalnya pergantian raja dan pengangkatan patih.

  3. Timbulnya kekecewaan di kalangan para ulama karena masuknya budaya barat yang tidak sesuai dengan Islam.

  4. Sebagian bangsawan merasa kecewa karena Belanda tidak mau mengikuti adat istiadat keraton.

  5. Sebagian bangsawan kecewa terhadap Belanda karena telah menghapus sistem penyewaan tanah para bangsawan kepada petani mulai tahun 1824.

  6. Kehidupan rakyat yang semakin menderita di samping harus bekerja paksa juga membayar berbagai macam pajak.

Sementara, peristiwa yang menjadi sebab khusus berkobarnya Perang Diponegoro adalah pemasangan patok oleh Belanda untuk pembangunan jalan yang melintasi tanah dan makam leluhur Pangeran Diponegoro di Tegalrejo. Pemasangan patok itu tanpa zin sehingga sangat ditentang oleh Pangeran Diponegoro.

Demikian adalah pembahasan mengenai apa sebab khusus terjadinya perang jawa yang merupakan perang besar pada waktu itu. (WWN)