Konten dari Pengguna

Sebutan Lain untuk Salat Tarawih dan Dalil yang Membahasnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sebutan Lain untuk Salat Tarawih. Foto: dok. Masjid Pogung Dalangan (Unsplash)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sebutan Lain untuk Salat Tarawih. Foto: dok. Masjid Pogung Dalangan (Unsplash)

Salat tarawih merupakan salah satu salat yang diperintahkan untuk ditunaikan di setiap malam bulan Ramadhan. Salat tarawih disebut juga dengan nama qiyamu Ramadhan. Untuk mengetahui istilah lain untuk salat tarawih dan juga dalil yang membahasnya, mari kita simak pembahasannya dalam artikel berikut ini.

Istilah Lain untuk Salat Tarawih Lengkap dengan Dalil yang Membahasnya

Ilustrasi Sebutan Lain untuk Salat Tarawih. Foto: dok. Levi Meir Clancy (Unsplash)

Salat tarawih adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan untuk diamalkan di setiap malam bulan Ramadhan. Perintah mengerjakan salat tarawih ini diperuntukkan bagi umat muslim baik itu perempuan maupun laki-laki.

Hal tersebut sesuai dengan yang dijelaskan dalam buku berjudul Tuntunan Shalat Sunnah Tarawih: Tata Cara Bilal Tarawih, Witir dan Ayat-Ayat Pilihan Tarawih 8 dan 20 raka'at (2015:10). Tertulis dalam buku tersebut bahwa salat tarawih adalah qiyamul lail dikerjakan orang Islam baik laki-laki maupun perempuan pada tiap-tiap malam bulan Ramadhan setelah sholat Isya.

Berdasarkan penjelasan tersebut, kita dapat mengetahui bahwa salat tarawih disebut juga dengan nama qiyamu Ramadhan. Pembahasan mengenai istilah salat tarawih dan juga hukum mengerjakannya dijelaskan dalam buku berjudul Buku Pedoman Umum Pelajar RIPAIL Rangkuman Ilmu Pendidikan Agama Islam Lengkap SD Kelas 4,5,6 yang disusun oleh Tri Astuti S.Pd.I (2015: 24).

Ilustrasi Sebutan Lain untuk Salat Tarawih. Foto: dok. Muhammad Adil (Unsplash)

Dikutip dari buku tersebut bahwa salat tarawih disebut juga Qiyamu Ramadhan. Kata tarawih berasal dari bahasa arab, yaitu raha yang berarti lega atau salat yang diselingi dengan istirahat beberapa saat. Sedangkan secara istilah diartikan dengan salat sunnah yang dikerjakan pada bulan Ramadhan sesudah salat isya sampai waktu fajar.

Hukum salat tarawih adalah sunnah muakkad atau sunnah yang sangat dianjurkan. Salat ini dapat dikerjakan baik secara munfarid atau sendiri-sendiri maupun secara berjamaah. Pembahasan mengenai sebutan lain salat tarawih dibahas dalam dalil berikut ini:

وعنه – رضي الله عنه – ، قَالَ : كَانَ رسولُ اللهِ – صلى الله عليه وسلم – يُرَغِّبُ في قِيَامِ رَمَضَانَ مِنْ غَيْرِأنْ يَأمُرَهُمْ فِيهِ بِعَزِيمَةٍ ، فيقولُ : (( مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إيمَاناً وَاحْتِسَاباً غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ )) رواه مسلم .

Artinya: Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan shalat di bulan Ramadhan tanpa memerintahkannya dengan penekanan (tidak mewajibkannya). Beliau berkata, “Barangsiapa yang melakukan shalat di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, pasti diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Muslim no. 759)

Baca juga: Keutamaan Salat Tarawih di Bulan Ramadhan dan Hadisnya

Itu dia sebutan lain untuk salat tarawih beserta dalil yang membahasnya. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan agama Anda. (DAP)