Sejarah Berdirinya Kerajaan Samudera Pasai di Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ceritakan sejarah berdirinya kerajaan Samudera Pasai! Siswa kelas 12 ditugaskan untuk menjawab soal ini dengan benar.
Siswa akan belajar mengenai latar belakang kedatangan agama Islam di Nusantara. Selanjutnya, juga dipelajari perkembangan kerajaan-kerajaan Islam yang pernah berkuasa di Indonesia.
Ceritakan Sejarah Berdirinya Kerajaan Samudera Pasai! Simak Penjelasannya
Kerajaan Samudera Pasai dikenal sebagai pusat kekuasaan Islam pada masa kejayaannya. Berdasarkan buku Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XII, Imam Subchi (2016:65), berikut adalah jawaban untuk soal ceritakan sejarah berdirinya Kerajaan Samudera Pasai.
Berdirinya Kerajaan Samudera Pasai diperkirakan mulai awal atau pertengahan abad ke-13 M. Bukti berdirinya kerajaan ini adalah terdapat nisan kubur yang terbuat dari granit asal Samudera Pasai.
Dari nisan tersebut, dapat diketahui bahwa raja pertama kerajaan itu meninggal pada bulan Ramadan tahun 696 H, yang diperkirakan bertepatan dengan tahun 1297 M.
Pendiri kerajaan yang terletak di pesisir timur laut Aceh ini adalah Malik al-Saleh. Pada waktu itu, tampil seorang penguasa lokal di daerah Samudera bernama Merah Silu.
Ia dibantu oleh Syeikh Ismail, utusan Sultan Mamluk dari Mesir. Merah Silu berhasil mempersatukan daerah Samudera dan Pasai.
Kedua daerah tersebut kemudian dijadikan sebuah kerajaan dengan nama Samudera Pasai. Raja Merah Silu kemudian bergelar Sultan Malik al-Saleh, yang memerintah tahun 1285-1297 M.
Pada tahun 1297 M, Sultan Malik al-Saleh wafat. Hal ini dapat dibuktikan dengan ditemukannya batu nisan di sekitar seberang Sungai Pasai berangka tahun 696 H atau 1297 M.
Kehidupan Ekonomi, Sosial, dan Budaya Kerajaan Samudera Pasai
Dalam kehidupan perekonomian, Kerajaan Samudera Pasai tidak mempunyai basis agraris. Sumber perekonomian utamanya adalah perdagangan dan pelayaran, sehingga dikenal sebagai kerajaan maritim.
Samudera Pasai pada waktu itu merupakan suatu daerah yang penting sebagai penghubung antar pusat-pusat perdagangan yang terdapat di kepulauan Indonesia.
Kehidupan sosial kemasyarakatan di Kerajaan Samudera Pasai diatur dengan ketentuan-ketentuan syariat Islam. Semangat kebersamaan dan hidup saling menghormati dikembangkan di dalam masyarakat.
Hasil kebudayaan secara fisik tidak banyak ditemukan. Namun, bentuk bangunan yang cukup terkenal di Samudra Pasai, yaitu batu nisan Sultan Malik al-Saleh dan jirat dari putri Pasai, dengan tulisan huruf Arab dan bentuk kaligrafi yang sangat indah.
Baca juga: Lokasi Kerajaan Samudera Pasai dan Sejarah Singkatnya
Ceritakan sejarah berdirinya kerajaan Samudera Pasai! Kerajaan Samudera Pasai merupakan bersatunya dua daerah yang berdiri sendiri, yakni Samudera dan Pasai. (DK)
