Sejarah Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional dan Tanggal Peringatannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teman adalah seseorang yang berpengaruh dalam kehidupan kita. Tanpa teman, kita akan kesulitan bersosialisasi. Teman juga yang sering mendampingi kehidupan kita di luar rumah. Oleh sebab itu, sudah sebaiknya kita memiliki sifat setia kawan kepada teman agar kita selalu mempunyai hubungan baik dengan mereka.
Setia kawan memang sifat yang penting. Bahkan Indonesia pun memiliki peringatan tersendiri untuk memperingatinya. Namun peringatan tersebut tak hanya terbatas pada teman saja, namun juga pada masyarakat sekitar.
Simak ulasan mengenai sejarah Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional beserta tanggal peringatannya di bawah ini.
Baca juga: Sejarah dan Tanggal Peringatan Hari Bela Negara di Indonesia
Sejarah
Mengutip cimahikota.go.id, sejarah Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN), bemula dari usaha mempertahankan kemerdekaan pada 1945 hingga 1948. Saat itu di Yogyakarta, ibukota Indonesia, Juli 1949 Kementrian Sosial menyadari bahwa harus ada pemulihan sosial masyarakat Indonesia.
Masih di laman yang sama, Belanda menduduki Indonesia pada 1948 hingga 1949, namun beberapa tokoh nasional di Sumatera Barat mendirikan Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) yang dipimpin Sjafruddin Prawiranegara demi menjaga eksistensi Indonesia di dunia.
Setelah Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia, Sjafruddin pun mengembalikan pemerintahan ke Ir. Soekarno yang baru saja diasingkan. Namun sayangnya, masyarakat sangat trauma akan peristiwa ini.
Oleh sebab itu, Kementerian Sosial mengadakan kegiatan Penyuluhan Sosial kepada tokoh-tokoh tertentu. Harapannya, mereka dapat mengatasi permasalahan yang diakibatkan oleh peristiwa tersebut. Masyarakat pun memperoleh nikai kesetiakawanan sosial. Lambang Pekerjaan Sosial dan Kode Etik Sosiawan pun dibuat.
Tanggal Peringatan
Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional pun jatuh pada tanggal 20 Desember. Hari ini ditetapkan pertama kali pada tahun 1958 oleh Menteri Sosial yang menjabat pada saat itu, yakni H. Moeljadi Djojomartono. Namun pada saat itu, namanya adalah Hari Sosial.
Hari Sosial ini pun mengalami pergantian nama beberapa kali. Pada tahun 1976, Hari Sosial berubah nama menjadi Hari Kebaktian Sosial. Namun pada tanggal 20 Desember 1983, Hari Kebaktian pun diganti lagi menjadi Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN).
Demikian sejarah singkat Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional dan tanggal peringatannya. Jadi, hari setia kawan bukan hanya berlaku pada teman saja, namun juga pada masyarakat sekitar dengan cara saling membantu yang membutuhkan. (LOV)
