Konten dari Pengguna

Sejarah Jepang Menyerah tanpa Syarat Kepada Sekutu

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sejarah Jepang Menyerah tanpa Syarat Kepada Sekutu. (Foto: DeSa81 by https://pixabay.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sejarah Jepang Menyerah tanpa Syarat Kepada Sekutu. (Foto: DeSa81 by https://pixabay.com)

Perang Dunia II terjadi setelah Jepang membombardir Pearl Harbour pada tanggal 7 Desember 1941. Kehancuran Pearl Harbour semakin memudahkan Jepang untuk mewujudkan cita-citanya untuk membentuk Persemakmuran Asia Timur Raya, meskipun hanya untuk sementara. Ya, Jepang unggul dari sekutu hanya untuk waktu yang sementara. Dalam perkembangannya, Jepang mulai mengalami kesulitan terutama setelah Amerika Serikat menarik sebagian pasukannya dari Eropa. Pada bulan Mei 1942, serangan Jepang terhadap Australia dapat dihentikan karena tentara Jepang menderita kekalahan dalam pertempuran Laut Koral (Karang). Kekalahan Jepang terhadap Sekutu kemudian ditandai dengan dengan ditandatanganinya perjanjian Postdam. Ya, Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu pada tanggal 14 Agustus 1945. Artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai sejarah kekalahan Jepang akan Sekutu di Perang Dunia II.

Mengenal Sejarah Kekalahan Jepang di Perang Dunia II

Ilustrasi Sejarah Jepang Menyerah tanpa Syarat Kepada Sekutu. (Foto: WikiImages by https://pixabay.com)

Tidak lama setelah serbuan bala tentara Jepang secara mendadak ke pangkalan Angkatan Laut (AL) Amerika Serikat di Pearl Harbour pada tanggal 8 Desember 1941, Amerika Serikat seakan-akan lumpuh. Dalam kenyataannya Jepang tidak dapat melumpuhkan Amerika Serikat, bahkan Amerika bangkit dan menjadi musuh yang paling berat bagi Jepang.

Dikutip dari buku Ilmu Pengetahuan Sosial SMP/MTS Kelas VIII Edisi 4 yang ditulis oleh Sugiharsono, dkk (2008: 125), Amerika Serikat dapat memukul balik Jepang dalam perang Laut Karang (4 Mei 1942) dan disusul dengan perang di Guadalcanal (6 November 1942), Jepang secara berturut-turut menderita kekalahan. Kekalahan yang paling besar dialami Jepang dalam pertempuran laut di dekat kepulauan Bismarck (1 Maret 1943).

Untuk mengakhiri peperangan tersebut, pada tanggal 6 Agustus 1945 Amerika Serikat menjatuhkan bom atom yang pertama di atas kota Hiroshima. Tiga hari kemudian, tanggal 9 Agustus 1945, bom atom kedua dijatuhkan lagi di atas Nagasaki. Akibat bom tersebut bukan saja membawa kerugian materiil, tetapi juga banyak penduduk yang terluka dan meninggal. Kemudian Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu pada tanggal 14 Agustus 1945.

Kehancuran Jepang akibat bom menandakan bahwa Jepang harus secepatnya menyerah kepada Sekutu atau Serikat. Akhirnya Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu pada tanggal 14 Agustus 1945. Semoga sejarah di atas bermanfaat! (CHL)