Sejarah Perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara

Berita Terkini
Penulis kumparan
Konten dari Pengguna
2 September 2023 21:26 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi perumusan Pancasila, Sumber: Pexels/EKATERINA  BOLOVTSOVA
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perumusan Pancasila, Sumber: Pexels/EKATERINA BOLOVTSOVA
ADVERTISEMENT
Pancasila adalah dasar negara Republik Indonesia yang memiliki nilai-nilai dasar dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara. Sejarah perumusan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia melibatkan banyak tokoh dan peristiwa penting.
ADVERTISEMENT
Pancasila sebagai konsep filosofis dan dasar negara lahir dari berbagai perjuangan dan perdebatan, menggambarkan semangat dan visi pendiri bangsa Indonesia dalam membangun negara yang merdeka dan berdaulat.

Sejarah Perumusan Pancasila

Ilustrasi perumusan Pancasila, Sumber: Pexels/ahmad syahrir
Sejarah perumusan Pancasila sebagai dasar negara adalah cerminan dari perjuangan para pemimpin bangsa dalam membangun negara yang bermartabat.
Pancasila harus terus dijaga dan dilestarikan sebagai fondasi utama bagi negara Indonesia agar tetap kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan.
Mengutip dari situs jambiprov.go.id, Pada awal sejarah perumusan pancasila, pemerintah Jepang yang sedang berusaha untuk memenangkan hati rakyat Indonesia, mendirikan BPUPKI dengan tujuan untuk mempersiapkan kemerdekaan bagi Indonesia.
Pancasila pertama kali dinyatakan secara resmi oleh Ir. Soekarno dalam pidatonya pada tanggal 1 Juni 1945, saat ia menjadi Ketua Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).
ADVERTISEMENT
Pidato ini menjelaskan lima asas yang menjadi dasar negara Indonesia, yaitu:
Proses perumusan Pancasila tidaklah mudah. Selama pertemuan di BPUPKI dan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI), terjadi perdebatan sengit tentang nilai-nilai yang harus menjadi dasar negara.
Tokoh-tokoh seperti Muhammad Hatta, Dr. Radjiman Wedyodiningrat, dan Ki Hadjar Dewantara aktif berpartisipasi dalam perdebatan ini. Akhirnya, setelah melalui diskusi yang mendalam, kesepakatan akhir pun dicapai.
Setelah perumusan awal, Pancasila terus mengalami perkembangan dan penyempurnaan. Pancasila kemudian diuraikan lebih rinci dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dan memiliki arti yang lebih jelas bagi pembangunan negara.
ADVERTISEMENT
Pancasila juga memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan keberagaman di Indonesia. Nilai-nilai Pancasila membantu mengatasi perbedaan agama, suku, dan budaya yang ada di Indonesia, sehingga menjaga keutuhan negara.
Itulah sejarah perumusan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia yang dirumuskan oleh BPUPKI. Dengan demikian, negara Indonesia akan terus berkembang dan menjadi tempat di mana semua warganya dapat hidup dalam kedamaian dan kemakmuran. (RIZ)