Sejarah Pramuka Indonesia dan Perkembangannya

Penulis kumparan
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejarah kepramukaan di Indonesia tidak bisa dilepaskan dengan sejarah perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia. Gagasan Lord Baden Powell dalam membentuk kepramukaan dengan cepat menyebar ke berbagai negara, termasuk Belanda. Kemudian, Belanda mendirikan organisasi kepramukaan di negara jajahannya, termasuk Indonesia.
Namun, tahukah kamu bagaimana sejarah pramuka di Indonesia? Artikel kali ini akan membahas tentang sejarah pramuka Indonesia dan Perkembangannya.
Sejarah Pramuka Indonesia
Gerakan Pramuka di Indonesia dibentuk dengan keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 238 tahun 1961, tetapi secara resmi Gerakan Pramuka diperkenalkan kepada khalayak pada tanggal 14 Agustus 1961. Tanggal tersebut bertepatan dengan Presiden Republik Indonesia menganugerahkan Panji Gerakan Pramuka dengan keputusan nomor 448 Tahun 1961. Sejak itulah Hari Ulang Tahun Gerakan Pramuka ditetapkan setiap tanggal 14 Agustus.
Dikutip dari buku Pendidikan Dasar Kepramukaan sebagai Pegangan Dasar Mahasiswa dan Pembina Pramuka yang ditulis oleh Trinovandhi & Nurcholis (2020: 8), perkembangan Gerakan Pramuka mengalami pasang surut kurun waktu tertentu karena kurang dirasakan penting oleh kaum muda. Padahal Gerakan Pramuka berperan penting dalam membina dan mengembangkan rasa persaudaraan dan persahabatan sesama manusia tanpa membedakan kepercayaan/agama, golongan, tingkat, suku, dan bangsa. Adapun dalam penyelenggaraannya, Gerakan Pramuka di suatu negara harus menyesuaikan pendidikan yang diberikan dengan keadaan, kebutuhan, dan kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.
Inti dari pendidikan kepramukaan adalah nilai-nilai yang terkandung dalam Falsafah Pancasila. Pendidikan tersebut berperan penting dalam pembentukan kepribadian kamu muda. Menyadari pentingnya pendidikan kepramukaan maka pada peringatan Hari Ulang Tahun Gerakan Pramuka ke-45 Tahun 2006, Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono mencanangkan Revitalisasi Gerakan Pramuka dengan terbitnya Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka.
Gerakan Pramuka juga memiliki lambang berupa hitam siluet tunas kelapa. Dikutip dari Buku Panduan Pramuka Siaga yang ditulis oleh Agus & Budi (2015: 37), lambang Gerakan Pramuka pertama kali diciptakan oleh R. Soenardjo Atmodipoerwo. Tunas kelapa dipilih sebagai lambang Gerakan Pramuka Indonesia karena menjadi ciri khas Nusantara yang merupakan negara maritim dengan pohon kelapa/nyiur di setiap pantai.
Itulah penjelasan mengenai sejarah Pramuka Indonesia dan Perkembangannya. Semoga informasi ini bermanfaat! (CHL)
