Sejarah Singkat tentang Perayaan Idul Adha dalam Ajaran Islam

Berita Terkini
Penulis kumparan
Konten dari Pengguna
15 Mei 2024 19:37 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi sejarah singkat tentang perayaan idul adha - Sumber: pixabay.com/mufidpwt
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sejarah singkat tentang perayaan idul adha - Sumber: pixabay.com/mufidpwt
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Sejarah singkat tentang perayaan Idul Adha masih sering diceritakan hingga saat ini. Iduladha, yang juga dikenal sebagai Hari Raya Kurban, adalah salah satu perayaan penting dalam ajaran Islam.
ADVERTISEMENT
Perayaan ini dirayakan oleh umat muslim di seluruh dunia untuk memperingati ketaatan Nabi Ibrahim kepada Allah. Sejarah Iduladha berkaitan erat dengan kisah pengorbanan Nabi Ibrahim yang tertulis dalam Al-Quran.

Sejarah Singkat tentang Perayaan Idul Adha

Ilustrasi sejarah singkat tentang perayaan idul adha - Sumber: pixabay.com/mufidpwt
Berdasarkan buku Idul Adha Pertamaku, Tim Divaro, (2012), sejarah singkat tentang perayaan Idul Adha dimulai ketika Nabi Ibrahim diperintahkan oleh Allah untuk mengorbankan putranya, Nabi Ismail. Pengorbanan tersebut merupakan tanda ketaatan dan pengabdian Nabi Ibrahim.
Meskipun pengorbanan ini sangat berat bagi Nabi Ibrahim, ketaatannya kepada Allah Swt. tidak tergoyahkan. Ketika Nabi Ibrahim sudah ikhlas dan bersiap untuk melaksanakan perintah tersebut, Allah menggantikan Ismail dengan seekor domba.
Peristiwa sejarah ini menjadi simbol pengorbanan dan ketaatan kepada Allah, yang kemudian dirayakan sebagai Iduladha setiap tahunnya. Iduladha jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah dalam kalender Islam. Perayaan ini dimulai dengan pelaksanaan salat Id di pagi hari.
ADVERTISEMENT
Setelah salat, umat muslim melakukan penyembelihan hewan kurban seperti kambing, sapi, atau unta. Daging hewan kurban ini kemudian dibagikan kepada keluarga, tetangga, dan terutama kepada mereka yang kurang mampu, sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan.
Selain menyembelih hewan kurban, Iduladha juga merupakan puncak dari ibadah haji, yang merupakan rukun Islam kelima. Setiap tahunnya, jutaan umat Muslim dari seluruh dunia berkumpul di Mekah untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji.
Mulai dari melaksanakan wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, dan melontar jumrah di Mina. Ibadah haji dan perayaan Iduladha mengajarkan pentingnya ketaatan, pengorbanan, dan persaudaraan dalam Islam.
Iduladha bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga momentum untuk refleksi diri dan meningkatkan keimanan. Mengajarkan umat muslim untuk bersyukur atas nikmat Allah dan berbagi kebahagiaan dengan sesama. Dengan demikian, Idul Adha memperkuat ikatan spiritual dan sosial di antara umat muslim di seluruh dunia.
ADVERTISEMENT
Demikian penjelasan sejarah singkat tentang perayaan Idul Adha. Kisah Nabi Ibrahim dan Ismail menggambarkan ketaatan, pengorbanan, dan keikhlasan kepada Allah. (DNR)