Konten dari Pengguna

Semi Konduktor: Pengertian, Kegunaan, Kelebihan, serta Kekurangannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Semi konduktor adalah. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Pixabay/Zathris
zoom-in-whitePerbesar
Semi konduktor adalah. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Pixabay/Zathris

Semi konduktor adalah komponen yang banyak dicari oleh berbagai industri. Hal tersebut dikarenakan penggunaan perangkat teknologi ini memberikan efek yang besar bagi berbagai industri secara global.

Penggunaan semi konduktor yang meningkat mengakibatkan banyak sekali industri yang memerlukan komponen tersebut. Namun, sayangnya perangkat atau chip semi konduktor masih sangat langka di Indonesia.

Pengertian Semi Konduktor dalam Listrik

Semi konduktor adalah. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Pixabay/Geralt

Semi konduktor adalah sebuah komponen yang memiliki konduktivitas listrik yang terletak diantara isolator dan konduktor. Dalam menghantarkan arus listrik, isolator memiliki sifat yang kurang baik.

Sedangkan konduktor dapat menghantarkan arus listrik dengan baik. Dikutip dari sebuah buku berjudul Buku Fisika dan Teknologi Semi konduktor, Zikri Noer (2021, 40), semi konduktor merupakan sebuah komponen yang berada di pertengahan atau sebagai penghantar listrik.

Kegunaan Semi Konduktor

Berdasarkan sifatnya, semi konduktor mempunyai fungsi dan kegunaan masing-masing. Berikut ini kegunaan semi konduktor.

  • Germanium (Ge) Kegunaannya sebagai dioda dan transistor awal

  • Silikon (Si) Kegunaannya sebagai dioda, transistor, IC dan sebagainya

  • Selenium (Se) Kegunaannya sebagai rectifier

  • Germanium Silikon (Ge Si) Kegunaannya sebagai pembangkitan thermoelektrik

  • Tellurida Timah (PbTe) Kegunaannya sebagai detektor inframerah

  • Arsenida Gallium (GaAs) Kegunaannya sebagai transistor frekuensi tinggi, laser, dan beberapa alat khusus

  • Barium Titinate (Ba Ti) Kegunaannya sebagai thermistor (PTC)

  • Bismut Telurida (Bi2Te3) Kegunaannya sebagai konvermasi thermoelektrik

  • Indium Antimonida (In Sb) Kegunaannya sebagai magneto resistor, plezo resistor

  • Indium arsenida (In As) Kegunaannya sebagai plezo resistor

  • Silicon carbida (Si Cb) Kegunaannya sebagai varistor

  • Aliuminium Stibium (Al Sb) Kegunaannya sebagai dioda penerang

  • Gallium Phosphor (Ga P) Kegunaannya sebagai dioda penerang

  • Indium Phospor (In P) Kegunaannya sebagai filter infra merah

  • Plumbum Sulfur (Pb S) Kegunaannya sebagai foto sel

  • Plumbun Selenium (Pb Se) Kegunaannya sebagai foto sel

  • Gaxln1-xAs Kegunaannya sebagai alat-alat frekuensi tinggi dan alat optis

  • Hg1-xCdxTe Kegunaannya sebagai detektor inframerah

  • GaAsxP1-x Kegunaannya sebagai dioda pemancar cahaya

Kelekurangan Semi Konduktor

Semikonduktor adalah. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Pixabay/2427999

Meskipun memiliki banyak sekali manfaat dan kegunaan, semi konduktor juga memiliki kekurangan. Berikut kekurangan dari semi konduktor.

  • Chip semi konduktor menghasilkan gelombang yang tinggi dibandingkan dengan vacuum

  • Kemampuan daya yang lebih rendah

  • Transistor cenderung memberikan respon buruk jika berada dalam frekuensi yang tinggi,

Kelebihan Semi Konduktor

Semi konduktor memiliki manfaat dan kegunaan. Berikut beberapa kelebihan dari semi konduktor.

  • Dibandingkan vacuum, chip semi konduktor memiliki tegangan yang rendah.

  • Ukurannya yang relatif kecil

  • Tahan terhadap guncangan

  • Harganya yang relatif murah

  • Masa pemakaian tidak terbatas

Baca juga: Listrik Dinamis: Pengertian dan Istilah-istilahnya

Itulah penjelasan lengkap mengenai Semi konduktor. Komponen ini dapat digunakan diberbagai industri. Contohnya sebagai penguat arus, penguat daya pada kendaraan, hingga penguat tegangan. Semoga membantu! (Gin)