Seni dan Seniman pada Masa Dinasti Abbasiyah menurut Sejarah Islam

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seni dan seniman pada masa Dinasti Abbasiyah berkembang begitu pesat. Abbasiyah adalah kekhalifahan yang berkuasa mulai tahun 750 sampai 1258. Kejayaan Islam pada masa tersebut ditandai dengan pesatnya perkembangan berbagai aspek, salah satunya bidang seni dan budaya.
Pada masa Dinasti Abbasiyah, perkembangan seni dan budaya sangat signifikan seiring dengan perubahan peradaban umat Islam dari kehidupan desa yang sederhana ke kehidupan kota yang sejahtera.
Seni dan Seniman pada Masa Dinasti Abbasiyah
Seni dan seniman pada masa Dinasti Abbasiyah pada dasarnya sudah berkembang sebelum kekhalifahan ini berkuasa. Dengan dikuasainya wilayah-wilayah yang pernah menjadi pusat budaya, maka kebudayaan tersebut semakin beraneka ragam dan melebur dalam nuansa yang lebih islami.
Dengan kata lain, faktor yang menyebabkan majunya peradaban Islam di bidang seni pada masa Dinasti Abbasiyah adalah asimilasi antara bangsa Arab dengan etnis-etnis lainnya. Mengutip buku Sejarah Kebudayaaan Islam MTs Kelas VIII, Murodi (2015), Persia juga turut memengaruhi majunya seni dan budaya pada masa itu.
Pada seniman dan budayawan yang masyur pada masa itu adalah Abu Tammam, Abu Al-Faraj. Ibnu Mukaffa, Abu Nawas, Al-Jahiz, dan masih banyak lagi.
Bentuk Kemajuan Dinasti Abbasiyah di Bidang Seni
Kesenian pada masa Dinasti Abbasiyah terdiri dari beberapa jenis, di antaranya sebagai berikut.
1. Seni Sastra
Seni sastra pada masa Dinasti Abbasiyah berkembang sangat pesat dengan hadirnya para sastrawan, mereka diberi kebebasan untuk berkarya dan tidak ada kekangan apa pun untuk mempertahankan kemurnian Arab. Contoh seni sastra yang berkembang di masa itu, yakni puisi, prosa, syair, dan novel.
2. Seni musik
Seni musik pada dasarnya telah berkembang sejak zaman jahiliyah. Sejak Islam datang, ada pendapat yang mengatakan bahwa musik haram, namun ada pula pendapat yang menilai bahwa musik diperbolehkan.
Meskipun demikian, seni musik pada zaman Abbasiyah mengalami perkembangan yang signifikan. Beberapa alat musik yang digunakan pada masa itu adalah kecapi, alboka, keyboard gesek, hurdy gurdy, timpani, dan masih banyak lagi.
3. Seni Arsitektur
Bani Abbasiyah juga mengalami perkembangan di bidang seni arsitektur. Bukti kemajuan seni arsitektur ini bisa dilihat pada istana dan masjid yang dibangun dengan begitu megah.
Baca juga: Apa itu Daulah Abbasiyah dalam Kekhalifahan Islam?
Sejarah seni dan seniman pada masa Dinasti Abbasiyah yang dijelaskan di atas menjadi bukti bahwa peradaban Islam pernah Berjaya di masa itu. Selain seni, bidang ilmu pengetahuan di masa Dinasti Abbasiyah juga berkembang pesat dengan hadirnya banyak akademi dan perpustakaan. (DLA)
