Konten dari Pengguna

Serat: Jenis Bahan berupa Potongan Komponen yang Membentuk Jaringan Memanjang

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Suatu Jenis Bahan berupa Potongan Komponen yang Membentuk Jaringan Memanjang yang Utuh Disebut. Sumber: Pexels/Drmakete
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Suatu Jenis Bahan berupa Potongan Komponen yang Membentuk Jaringan Memanjang yang Utuh Disebut. Sumber: Pexels/Drmakete

Suatu jenis bahan berupa potongan-potongan komponen yang membentuk jaringan memanjang yang utuh disebut serat. Serat juga dikenal sebagai fiber.

Serat banyak dimanfaatkan oleh manusia untuk membuat berbagai macam barang. Misalnya dijadikan bahan utama membuat kerajinan maupun baju.

Penjelasan Suatu Jenis Bahan berupa Potongan Komponen yang Membentuk Jaringan Memanjang yang Utuh Disebut Serat

Ilustrasi Suatu Jenis Bahan berupa Potongan Komponen yang Membentuk Jaringan Memanjang yang Utuh Disebut. Sumber: Pexels/Castorlystock

Suatu jenis bahan berupa potongan-potongan komponen yang membentuk jaringan memanjang yang utuh disebut serat. Dikutip dari buku IPA Terintegrasi dan Pembelajarannya, Wilujeng (2020), serat merupakan jaringan serupa benang atau pita panjang berasal dari hewan, tumbuhan, maupun mineral yang terbentuk secara alami maupun oleh campur tangan manusia.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), serat adalah sel atau jaringan serupa benang atau pita panjang, berasal dari hewan atau tumbuhan (ulat, batang pisang, daun nanas, kulit kayu, dan sebagainya), digunakan untuk membuat kertas, tekstil, dan sikat.

Serat terbagi menjadi dua, yaitu alami dan sintetis. Serat sintetis adalah jenis serat yang dibuat dengan proses-proses kimia. Serat sintetis memiliki beberapa kelebihan. Misalnya lebih tahan lama dan dapat menyerap berbagai jenis pewarna. Sementara serat alami adalah jenis serat yang dihasilkan dari hewan, tanaman, maupun proses geologi.

Contoh Serat Alami dan Sintetis

Ilustrasi Suatu Jenis Bahan berupa Potongan Komponen yang Membentuk Jaringan Memanjang yang Utuh Disebut. Sumber: Pexels/Castorlystock

Ada banyak contoh jenis serat alami dan sintetis. Adapun contohnya sebagai berikut.

1. Serat Sintetis

Serat sintetis adalah serat yang diproduksi di pabrik. Saat ini serat sintetis banyak digunakan karena lebih tahan air dan dapat diregangkan.

  • Serat Nilon

    Serat nilon ternasuk ke dalam bahan polimer sintetik atau yang dikenal sebagai poliamida. Serat nilon biasanya digunakan untuk membuat legging, stocking, dan lain sebagainya.

  • Serat Rayon

    Serat rayon terbuat dari polimer alami yang mensimulasikan serat dari selulosa alami. Rayon biasanya digunakan untuk bahan jas, pakaian dalam, jaket, daster, dasi, dan sebagainya.

2. Serat Alami

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, serat alami terbuat dari hewan maupun tumbuhan. Berikut contohnya.

  • Serat Kapas

    Serat kapas biasanya digunakan untuk membuat benang atau ditenun dan menjadi kain katun. Selain itu, kapas biasanya digunakan untuk mengisi kasur dan bantal.

  • Serat Pina

    Serat pina berasal dari tanaman nanas. Serat ini jika diolah dapat menjadi bahan untuk membuat baju. Contohnya adalah untuk membuat baju tradisional Filipina.

Baca juga: Bentuk Serat Filamen Lengkap dengan Jenis Serat dari Hewan Lainnya

Suatu jenis bahan berupa potongan-potongan komponen yang membentuk jaringan memanjang yang utuh disebut serat. Serat terbagi menjadi dua jenis, serat alami dan sintetis. Kedua jenis serat tersebut biasanya dijadikan bahan dasar untuk membuat pakaian dan produk lainnya. (FAR)