Siapa yang Pertama Kali Merayakan Maulid Nabi? Ini Sejarahnya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Siapa yang pertama kali merayakan merayakan Maulid Nabi? Perayaan ini merupakan momen penting bagi umat Islam karena menjadi penanda lahirnya Nabi Muhammad ke dunia.
Maulid Nabi dirayakan umat Islam sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran Nabi Muhammad Saw. Hingga saat ini, perayaan tersebut telah menjadi tradisi umat muslim di berbagai negara.
Siapa yang Pertama Kali Merayakan Maulid Nabi?
Siapa yang pertama kali merayakan Maulid Nabi? Perlu diketahui bahwa Maulid Nabi tidak dirayakan oleh Rasulullah sendiri, melainkan baru dirayakan usai beliau wafat.
Perayaan Maulid Nabi pada dasarnya sudah ada sejak lama dan dilakukan oleh para raja-raja yang alim dan para ulama. Perayaan tersebut dilakukan dengan berbagai cara yang penuh kidmat dan kegembiraan. Hal ini untuk menghidupkan sunnah nabi, yakni memperingati hari kelahiran Rasulullah Saw.
Mengutip buku Tujuan Perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw, Al-Imam Al-Hafidz Jalauddin (2021), orang yang pertama kali merayakan Maulid Nabi adalah Raja Mudhaffar Abu Said Kuukuburi bin Zainuddin Ali ibn Buktitin.
Ia dikenal sebagai penguasa Irbil yang taat kepada Allah. Raja Mudhaffar adalah sosok raja yang menjadikan Maulid Nabi sebagai program yang meriah dan tertib.
Dalil tentang Orang Pertama yang Merayakan Maulid Nabi
Dalil tentang orang yang pertama kali merayakan Maulid Nabi dijelaskan dalam kitab Imam Suyuti. Adapun pemaparannya, yaitu:
وَأَوَّلُ مَنْ أَحْدَثَ فِعْلَ ذَلِكَ صَاحِبُ اِرْبِل الَملِكُ الْمُظَفَّر أَبُوْ سَعِيْد كُوْكْبَرِي بِنْ زَيِنِ الدِّيْنِ عَلِي اِبْنِ بَكْتَكينْ أَحَدُ الْمُلُوْكِ الْأَمْجَادِ وَالكُبَرَاءِ الْأَجْوَادِ وَكَانَ لَهُ آثَارٌ حَسَنَةٌ، وَهُوَ الَّذِي عَمَّرَ الجَامِعَ الْمُظَفَّرِي بِسَفْحِ قَاسِيُوْنَ
Artinya:
"Orang yang pertama kali mengadakan seremonial (merayakan maulid nabi) itu adalah penguasa Irbil, yaitu Raja Mudhaffar Abu Said Kuukuburi bin Zainuddin Ali ibn Buktitin, salah seorang raja yang mulia, agung, dan dermawan. Ia juga memiliki rekam jejak yang bagus. Dan, dia lah yang meneruskan pembangunan Masjid al-Mudhaffari di kaki gunung Qasiyun." (Imam as-Suyuthi, al-Hawi lil Fatawihalaman 182).
Hal ini juga didukung dengan perkataan Syekh Muhammad bin Ali asy-Syaukani dalam salah satu kitabnya. Bunyi bacaan dalam kitab tersebut, yaitu:
وَأَجْمَعُوْا أَنَّ الْمُخْتَرِعَ لَهُ السُّلْطَانُ الْمُظَفَّر أَبُوْ سَعِيْد كُوْكْبَرِي
Artinya:
"Para ulama telah sepakat bahwa yang mengadakan seremonial maulid pertama kali adalah Raja Mudhaffar Abu Said Kuukuburi." (Imam asy-Syaukani, al-Fathur Rabbani min Fatawa Imam asy-Syaukani).
Baca juga: Menilik Sejarah Nuzulul Quran dalam Agama Islam
Itulah penjelasan tentang siapa yang pertama kali merayakan Maulid Nabi dalam agama Islam. Jadi, dapat dipahami bahwa orang yang pertama kali merayakan Maulid Nabi adalah Raja Mudhaffar. (DLA)
