Sifat-sifat Termometrik suatu Zat dalam Ilmu Fisika

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Di pelajaran fisika kelas 7 ada pembahasan tentang sifat termometrik. Bisakah kamu jelaskan tentang sifat termometrik suatu zat! Setiap zat di alam semetasa ini mempunyai sifat yang berbeda-beda sesuai kondisi fisik maupun kimianya. Sifat suatu zat bisa dipengaruhi oleh beragam faktor, salah satunya yaitu sifat termometrik zat.
Sifat ini merupakan sifat fisis yang dapat berubah apabila terjadi perubahan suhu. Tak hanya itu saja, sifat ini dapat mencakup warna, volume, tekanan, massa jenis, gaya gerak listrik, hambatan listrik, maupun intensitas cahaya. Agar mengetahui sifat-sifat termometrik zat, sebaiknya simak penjelasan di artikel ini.
Baca juga : (Pengertian Gradien Thermometrik dan Hubungannya dengan Faktor Fisiografi)
Sifat-sifat Termometrik suatu Zat dalam Ilmu Fisika
Mengutip buku Eksplor Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII oleh Sadiman, dkk (2019), sifat fisika berkaitan dengan penampilan fisik dari suatu zat, sedangkan sifat kimia merupakan sifat yang bergantung pada kondisi lingkungan sekitarnya.
Zat bersifat termometrik apabila ikut berubah saat suhunya berubah. Adapun sifat termometrik suatu zat di antaranya sebagai berikut:
1. Fasa Zat
Fasa zat ialah sifat fisik yang terikat pada kondisi suhu. Contohnya seperti es yang membeku pada suhu dingin, menjadi air menjadi uap pada suhu panas, dan mencair pada suhu ruang. Sifat termometrik pada fasa zat dapat terjadi secara eksotermik maupun endotermik.
2. Panjang Zat
Panjang zat juga termasuk sifat termometrik zat. Contohnya yaitu termometer merkuri yang akan mengalami pemuaian pada suhu tinggi, sehingga menyebabkan bertambahnya kolom zat.
3. Resistensi Zat
Resistensi zat merupakan daya hambat zat terhadap arus listrik. Suhu dapat memengaruhi resisten zat tertentu. Coontohnya yaitu lampu pijar yang ion-ion logamnya akan bergetar lebih kuat karena suhu yang naik. Hal ini mengakibatkan benturan antarelektron bebas, sehingga resistensi logam menjadi bertambah.
4. Volume Zat
Volume adalah salah satu sifat termometrik zat. Jika suhunya rendah, maka akan menyebabkan pergerakan menjadi berkurang dan energi internalnya lebih sedikit. Ketika gerakan molekul lebih sedikit, maka volume benda akan cenderung mengempis.
5. Tekanan Gas
Tekanan gas termasuk sifat termometrik zat karena dipengaruhi suhu. Benturan antarmolekul karena peningkatan suhu dapat meningkatkan tekanan gas. Semakin panas gas, semakin besar tekanan yang dikeluarkan.
Sebaliknya, jika suhunya rendah, maka pergerakan molekul akan lebih sedikit, sehingga tabrakan antarmolekul juga lebih sedikit.
Contoh sifat termometrik zat yang disebutkan di atas sangat penting dipelajari karena berkaitan dengan lingkungan di sekitar kita. Dengan mengaplikasikannya pada kehidupan, maka ilmu ini akan lebih bermanfaat. (DLA)
