Soal dan Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 173 Kurikulum Merdeka

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pembahasan soal dan kunci jawaban bahasa Indonesia kelas 10 halaman 173 Kurikulum Merdeka adalah tentang menelaah puisi karya D. Zawawi Imron. Puisi dengan judul "Ibu" karya D. Zawawi Imron terdapat pada buku siswa halaman 172.
Untuk dapat menelaah puisi tersebut dengan benar, siswa dapat melihat contoh pembahasan puisi berjudul "Candra" karya Sanusi Pane yang juga terdapat di buku siswa halaman sebelumnya.
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 173 Kurikulum Merdeka
Puisi berjudul "Ibu" karya D. Zawawi Imron yang harus di telaah adalah sebagai berikut:
Ibu
Karya D. Zawawi Imron
Kalau aku merantau
lalu datang musim kemarau
sumur-sumur kering,
daunan pun gugur bersama reranting
hanya mata air air matamu ibu,
yang tetap lancar mengalir
bila aku merantau
sedap kopyor susumu
dan ronta kenakalanku
di hati ada mayang siwalan
memutikkan sari-sari kerinduan
lantaran hutangku padamu
tak kuasa kubayar
ibu adalah gua pertapaanku
dan ibulah yang meletakkan aku di sini
saat bunga kembang menyemerbak
bau sayang.
ibu menunjuk ke langit, kemudian ke bumi
aku mengangguk meskipun kurang mengerti
bila kasihmu ibarat samudera
sempit lautan teduh
tempatku mandi, mencuci lumut pada diri
tempatku berlayar, menebar pukat dan melempar sauh
lokan-lokan, mutiara dan kembang laut semua bagiku
kalau aku ikut ujian lalu ditanya tentang pahlawan
namamu, ibu, yang kan kusebut paling dahulu
lantaran aku tahu
engkau ibu dan aku anakmu
bila aku berlayar lalu datang angin sakal
Tuhan yang ibu tunjukkan telah kukenal
ibulah itu bidadari yang berselendang bianglala
sesekali datang padaku
menyuruhku menulis langit biru
dengan sajakku.
Berikut adalah soal yang dikutip dari buku Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia untuk SMA/SMK Kelas X, Fadillah Tri Aulia dan Sefi Indra Gumilar (2021) dan kunci jawaban bahasa Indonesia kelas 10 halaman 173 Kurikulum Merdeka.
Soal
Secara berkelompok, kalian dapat berlatih menelaah puisi karya D. Zawawi Imron di atas dalam isian tabel berikut.
Majas (gaya bahasa)
Pengimajian (citraan)
Kata konkret
Kata konotatif
Kunci Jawaban
1. Majas (gaya bahasa)
Jenis Majas: Metafora - Larik: Ibu adalah gua pertapaanku
Jenis Majas: Metafora - Larik: Kasihmu ibarat samudra
Jenis Majas: Metafora - Larik: Bidadari berselendang bianglala
2. Pengimajian (citraan)
Jenis pengimajian: Penglihatan - Larik: Daunan pun gugur bersama reranting, sumur-sumur kering, saat bunga kembang menunjuk ke langit, kemudian ke bumi
Jenis pengimajian: Penciuman - Larik: Semerbak bau sayang
Jenis pengimajian: Perasaan - Larik: Di hati ada mayang siwalan
3. Kata Konkret
Kata konkret: Bunga - Larik: saat bunga kembang menyemerbak; Makna: Tanaman yang berbunga
Kata konkret: Kering - Larik: Sumur-sumur kering, Daunan pun gugur bersama reranting; Makna: Musim kemarau
Kata konkret: Langit dan Bumi - Larik: Ibu menunjuk ke langit, kemudian ke bumi; Makna: Hidup tidak boleh sombong, tetapi harus merendah.
4. Kata Konotatif
Kata konotatif: Air mata ibumu - Larik: hanya mata air air matamu ibu
Kata konotatif: sari-sari kerinduan - Larik: memutikkan sari-sari kerinduan
Kata konotatif: hutang - Larik: lantaran hutangku padamu tak kuasa kubayar
Kata konotatif: samudra - Larik: bila kasihmu ibarat samudra sempit lautan teduh
Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 162 Kurikulum Merdeka: Puisi
Demikian pembahasan soal dan kunci jawaban bahasa Indonesia kelas 10 halaman 173 Kurikulum Merdeka. Selalu baca dengan saksama puisi yang ingin ditelaah agar dapat menemukan majas, pengimajian, kata konkret, dan kata konotatif yang dicari. (ARD)
