Soal dan Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 9 Kurikulum Merdeka

Penulis kumparan
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bahasa Indonesia adalah salah satu mata pelajaran yang diajarkan pada jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Bagi siswa Sekolah Menengah Atas atau SMA kelas 10, biasanya mereka akan mencari latihan soal dan kunci jawaban bahasa Indonesia kelas 10 halaman 9 Kurikulum Merdeka.
Soal-soal tersebut akan digunakan sebagai media belajar mandiri bagi para siswa. Dengan begitu, maka siswa bisa memahami materi yang sudah diajarkan guru di sekolah dengan baik.
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 9 Kurikulum Merdeka
Mengutip dari buku Basic English Conversation, Andri Kurniawan, Putri Ramadhani, dan Kurnia Ulfa (2022:18), bahasa adalah alat yang dapat digunakan dalam berkomunikasi sekaligus sebagai alat untuk menyampaikan pikiran dengan tujuan untuk dapat menjalin sebuah hubungan dengan orang lain. Termasuk bahasa Indonesia.
Adapun latihan soal dan kunci jawaban bahasa Indonesia kelas 10 halaman 9 Kurikulum Merdeka adalah sebagai berikut.
1. Struktur teks = Pernyataan umum
Nomor paragraf = 1
Alasan = Paragraf ini berisi informasi umum mengenai tonggeret, seperti nama latin.
2. Struktur teks = Deskripsi bagian
Nomor paragraf = 2-5
Alasan = Berisi pembahasan lebih rinci tentang tonggeret
Paragraf 2: Menjelaskan tentang bagian tubuh dan fungsinya.
Paragraf 3: Menjelaskan tentang jenis tonggeret yang bersuara nyaring dan daya tarik suara serta guna suara tonggeret.
Paragraf 4: Menjelaskan tentang daur hidup tonggeret.
Paragraf 5: Menjelaskan tentang jenis makanan tonggeret saat dewasa dan nimfa.
3. Struktur teks = Deskripsi manfaat
Nomor paragraf = 6
Alasan = Berisi informasi tentang manfaat tonggeret bagi petani sebagai pertanda musim kemarau dan sebagai santapan.
Tonggeret
Tonggeret (Cicadidae) merupakan serangga yang memiliki suara paling nyaring. Terdapat lebih dari 2.000 jenis tonggeret yang hidup di dunia. Setiap jenis tonggeret memiliki suara yang berbeda. Tonggeret mampu menghasilkan suara nyaring lantaran memiliki timbal yang terdapat dalam perut. Organ itu berupa membran yang dilengkapi dengan otot-otot penggerak. Ketika otot- otot itu digerakkan, membran akan bergetar. Getaran itulah yang menghasilkan suara. Suara itu dapat semakin keras karena perut tonggeret memiliki rongga udara yang berfungsi seperti amplifier. Rongga itu memperkuat suara yang dihasilkan oleh getaran timbal.
Hanya tonggeret jantan yang bersuara nyaring. Mereka mengeluarkan suara begitu keras untuk menarik perhatian tonggeret betina. Setiap jenis tonggeret memiliki suara yang unik. Tonggeret tidak dapat kawin dengan jenis yang berbeda. Selain untuk menarik perhatian betina, suara nyaring tersebut pun berguna untuk melindungi mereka dari serangan burung yang akan memangsanya.
Tonggeret dewasa hidup di pepohonan hanya selama 2 — 4 pekan. Beberapa hari setelah kawin, mereka akan mati. Beberapa spesies, bahkan cuma bertahan 3—4 hari. Saat bertelur, tonggeret betina menempelkan telur-telurnya di cabang atau batang pohon dan rerumputan. Namun setelah menetas, nimfa yang dihasilkan jatuh ke tanah. Mereka lalu menggali lubang sedalam 30—50 cm dan hidup dalam tanah selama 2—3 tahun. Namun, ada juga jenis tonggeret di Amerika Serikat yang dapat hidup di dalam tanah hingga 17 tahun. Tonggeret menyukai temperatur hangat, 24—30OC untuk tumbuh optimal. Pada kondisi itu, nimfa akan keluar dari tanah dan tumbuh menjadi dewasa.
Tonggeret termasuk jenis hewan herbivora. Tonggeret dewasa mengisap sari makanan dari batang pohon menggunakan mulutnya yang seperti jarum. Saat masih berbentuk nimfa, tonggeret menghisap cairan dari akar pohon untuk bertahan hidup.
Petani kerap memanfaatkan suara keras tonggeret sebagai pertanda kemarau akan datang. Bunyi tonggeret ramai terdengar di penghujung musim hujan alias saat cuaca mulai panas. Saat tonggeret banyak bersuara, petani akan bersiap untuk bertanam palawija, seperti: jagung dan kacang, karena musim kemarau akan segera datang. Sayangnya, perubahan iklim menyebabkan suara tonggeret tidak lagi teratur sehingga tidak dapat lagi digunakan sebagai tanda musim kemarau akan datang. Meskipun begitu, tonggeret masih memiliki manfaat lain, yakni dijadikan santapan dengan cara digoreng atau dibakar.
Baca Juga: Kunci Jawaban Tema 1 Kelas 6 Halaman 63 Lengkap
Demikian ulasan latihan soal dan kunci jawaban bahasa Indonesia kelas 10 halaman 9 Kurikulum Merdeka yang dapat menjadi media belajar bagi siswa di rumah. (Anne)
