Soal dan Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 84

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Belajar dengan cara mengerjakan soal, kemudian mencocokkan dengan kunci jawaban bahasa Indonesia kelas 9 halaman 84 merupakan salah satu metode belajar yang efektif. Hal ini disebabkan metode tersebut bisa mengukur sejauh mana pemahaman siswa.
Mengerjakan soal juga berguna untuk membuat siswa mudah beradaptasi dengan pola soal yang ada pada ujian. Dengan mengetahui berbagai pola soal yang ada akan membuat siswa terbiasa dan paham soal-soal yang akan diujikan nantinya.
Soal serta Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 84 untuk Belajar
Pada halaman 84 mata pelajaran bahasa Indonesia untuk kelas 9, materi yang haru dikuasai adalah materi seputaran cerpen. Cerpen sendiri adalah salah satu bentuk karya sastra.
Dikutip dari buku Panduan Menulis Cerpen, W. Wan Bong, (Anton Sujarwo) berdasarkan arti yang sebenarnya, cerpen dapat dipahami sebagai sebuah karya fiksi prosa mandiri yang memiliki batasan jumlah kata tertentu yang ditulis untuk tujuan secara spesifik.
Untuk bahan belajar, berikut ini adalah soal dan kunci jawaban bahasa Indonesia kelas 9 halaman 84 untuk panduan belajar di rumah.
Soal: Lanjutkan cerpen dengan judul Sepatu Buntut
Jawaban:
Aku segera keluar dari kamarku, kulihat jam dinding di tembok menunjukan pukul 20.00. Aku menghela nafas panjang, biasanya Andi bermain hingga pukul 22.00. Ayah membiarkan Andi bermain selarut itu karena mengetahui bahwa besok adalah hari Minggu, hari libur.
Perlahan-lahan aku melangkahkan kaki menuju rak sepatu yang terletak tidak jauh dari kamarku. Di situlah semua sepatu di keluarga kami diletakkan, baik sepatu ayah, ibu, sepatuku dan sepatu Andi. Tidak berselang lama, aku sudah menemukan sepatu Andi. Dengan cepat, aku ambil sepasang sepatu itu.
Di luar dugaan, tiba-tiba pintu depan dibuka. Alangkah kagetnya aku melihat siapa yang membuka pintu itu. Andi!. Andi terlihat heran melihatku sedang memegang sepasang sepatu kesayangannya. Tertangkap basah, aku mengakui bahwa aku hendak membuang sepatu Andi.
Bukannya marah, Andi justru memeluk aku. Sebagi seorang adik, aku benar-benar merasakan pelukan itu begitu tulus. Kemudian, Andi mengajakku duduk. Ia bercerita mengapa tidak mau menggunakan sepatu lain.
Sebenarnya, ia sedang menabung dari uang saku yang diberikan Ayah setiap hari. Jika sudah terkumpul cukup banyak, ia hendak menggunakan uang tabungannya untuk membeli sepatu baru.
Akhirnya sepatu Andi tidak jadi kubuang, tapi kuserahkan kepadanya yang kemudian disimpannya di lemari di dekat pintu masuk dapur.
Baca juga: Rumus dan Contoh Soal Koefisien Muai Panjang dalam Pembelajaran Fisika
Demikian adalah pembahasan mengenai soal dan kunci jawaban bahasa Indonesia kelas 9 halaman 84 untuk panduan belajar mandiri di rumah. (WWN)
