Soal dan Kunci Jawaban PAI kelas 11 Halaman 27-31 untuk Bahan Belajar

Penulis kumparan
·waktu baca 6 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mempelajari Pendidikan Agama Islam (PAI) bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan mengerjakan soal dan kunci jawaban PAI kelas 11 halaman 27-31. Mengerjakan soal menjadi cara yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan mengenal jenis soal.
Mengerjakan soal juga membantu melatih kemampuan berpikir kritis siswa. Serta yang paling penting, dapat membuat siswa lebih siap untuk menghadapi ujian, seperti ujian tengah semester dan akhir semester.
Soal dan Kunci Jawaban PAI kelas 11 Halaman 27-31 untuk Latihan di Rumah
Dikutip dari buku Pendidikan Agama Islam karya Bachrul Ilmy, ada beberapa materi yang harus dipelajari oleh kelas 11. Mulai dari ayat Al-Quran hingga hukum bacaan. Semua itu harus dipelajari dengan baik oleh siswa.
Untuk membantu memahami semua materi yang ada pada mata pelajaran ini bisa mengerjakan contoh soal. Berikut ini adalah soal dan kunci jawaban PAI kelas 11 halaman 27-31 yang bisa menjadi bahan latihan mandiri di rumah.
Berilah tanda silang (X) pada huruf A, B, C, D atau E pada pernyataan di bawah ini sebagai jawaban yang paling tepat!
1. Saat itu Rasulullah Saw. bersama istrinya, Aisyah Ra. lalu beliau minta izin untuk beribadah. Lama sekali sampai menjelang subuh, bahkan menangis tersedu-sedu, karena begitu dalamnya perenungan ayat yang dibaca. Adapun ayat yang dibaca adalah … .
A. Q.S. al-Baqarah/2: 190-191
B. Q.S. Ali ‘Imrān/3: 190-191
C. Q.S. an-Nisā’/4: 150-151
D. Q.S. al-Maidah/5: 109-110
E. Q.S. al-An’ām/6: 145-146
Jawaban: B
2. Perhatikan potongan Q.S. Ali ‘Imrān/3: 191 berikut ini!
رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَـٰذَا بَـٰطِلًۭا
Berdasarkan potongan ayat tersebut, yang termasuk isi dan kandungannya adalah … .
A. penciptaan yang beraneka ragam dan berwarna
B. menyelimuti kelompok dari kebimbangan dan keraguan
C. keimanan itu membuahkan ketenangan, serta kebahagiaan
D. berpikir kritis yang menghasilkan kesimpulan tidak ada yang sia-sia
E. kemerdekaan berpikir kritis, agar menghasilkan wawasan yang utuh
Jawaban: D
3. Orang-orang yang memiliki akal pikiran yang sehat serta akal budi yang bersih dikenal dengan istilah ulil albab. Di antara tanda-tandanya adalah…
A. keterlibatannya dalam berbagai peristiwa
B. peduli aspek pendidikan dalam meningkatkan martabat
C. pemikirannya mendalam tetapi membawa kesimpulan yang sia-sia
D. semua kondisi yang menimpanya, menghasilkan banyak sekali manfaat
E. daya kritisnya utuh, sehingga tidak didapati keinginan yang meresap
Jawaban: D
4. Islam sangat menggalakkan untuk berpikir kritis, meneliti dan mengkaji segala hal yang terkait dengan makhluk ciptaan Allah Swt., tetapi dilarang memikirkan tentang ….
A. qadha dan segala takdir-Nya
B. nama-nama-Nya yang indah
C. al-Asmaul Husna yang 99
D. sifat-sifat-Nya yang utuh
E. Dzat-Nya atau Hakikat-Nya
Jawaban: E
5. Berpikir itu ada batasnya. Jika tidak, banyak kekacauan yang terjadi, termasuk yang terjadi di seputar kehidupan umat manusia. Di antara dampak negatifnya adalah … .
A. indahnya dunia yang terus diperbaiki
B. semakin banyak hasil perenungan yang didapatkan
C. kehidupan dunia tetap berjalan sesuai kehendak manusia
D. banyak manusia yang tidak mengakui keberadaan Tuhannya
E. akal pikirannya menjadi tumpul dan minim martabat yang didapat
Jawaban: D
6. Setiap orang harus bercita-cita memiliki ilmu setinggi langit. Namun harus disadari bahwa Ilmu yang salah, menjadi penyebab kegagalan dan kehancuran. Sebab itu, ilmu harus dipandu oleh … .
A. landasan yang rinci seluas problema manusia
B. kembali dan menyatunya jati diri bersama pihak lain
C. sistem kepercayaan yang dapat diterima oleh orang banyak
D. kematangan berpikir dan dalamnya penghayatan yang dilakukan
E. iman yang kuat dan cara beribadah yang benar
Jawaban: E
7. Perhatikan potongan Q.S. ar-Rahmān/55: 33 berikut ini!
... يَـٰمَعْشَرَ ٱلْجِنِّ وَٱلْإِنسِ إِنِ ٱسْتَطَعْتُمْ أَن تَنفُذُوا۟
Berdasarkan potongan ayat tersebut, yang termasuk isi dan kandungannya adalah … .
A. perintah Allah Swt. kepada jin dan manusia untuk melintasi penjuru langit
B. kebebasan bagi jin dan manusia untuk kerjasama untuk hal yang baik
C. tidak semua jin dan manusia mampu mengendalikan nafsunya
D. kehinaan bagi siapa saja yang menuhankan semesta raya
E. luasnya penjuru langit dan bumi serta di antara keduanya
Jawaban: A
8. Berdasarkan Hadis Nabi Saw., silih bergantinya tahun dan bulan, bukan sekedar berubahnya waktu, namun itu cara Allah Swt. mengambil ilmu-Nya dengan cara … .
A. timbul kemalasan di sebagian besar para penuntut iptek
B. jauhnya umat dari para pakar yang membidangi ilmu tersebut
C. mewafatkan para ulama dengan ilmu yang dimilikinya
D. minimnya kehadiran umat di seputar ulama
E. berkurangnya para tokoh yang menguasai
Jawaban: C
9. Cinta dan semangat menuntut ilmu, itu menjadi keharusan. Namun, ada faktor lain yang harus diperhatikan bagi penuntut ilmu. Hal itu adalah … .
A. melakukan seleksi guru dan ilmu yang ingin dipelajari
B. kapasitas akal yang naik turun sesuai banyak tidaknya ilmu
C. jumlah dana yang dibutuhkan dengan dana orang tua
D. olah batin yang menurunkan semangat lahir/fisik
E. keamanan dan kesehatan yang melingkupinya
Jawaban: A
Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat dan benar!
1. Sebutkan tingkatan berpikir, sehingga seseorang itu sudah sampai taraf ’علم/ilm, ّظن (dhann/dugaan), dan ّشك (syakk/keraguan)?
Jawaban:
Tingkatan علم‘/ilm, yaitu jika pengetahuan itu didukung bukti-bukti kuat.
Tingkatan ّظن (dhann/dugaan), yakni jika buktinya belum meyakinkan, namun kebenarannya lebih dominan.
Tingkatan ّشك (syakk/keraguan), yaitu apabila kemungkinan benar dan salahnya seimbang.
2. Perhatikan potongan Q.S. ar-Rahmān/55: 33 berikut ini!
يَـٰمَعْشَرَ ٱلْجِنِّ وَٱلْإِنسِ إِنِ ٱسْتَطَعْتُمْ أَن تَنفُذُوا۟
Terjemahkan potongan ayat tersebut!
Jawaban: “Wahai golongan Jin dan Manusia, jika kalian mampu menembus …” (Q.S. Ar-Rahmān/55: 33).
3. Sebutkan 3 ciri dari ulil albab?
Jawaban:
Memiliki akal pikiran yang lurus, nurani yang bersih, sehingga menjadi hamba Allah Swt. yang terbaik.
Dalam kondisi apapun, tidak menghalangi untuk mengambil maslahat dari segala ciptaan Allah Swt.
Melakukan pemikiran kritis, utuh, obyektif, dan seimbang terhadap segala problema yang muncul.
4. Amati dengan cermat Hadis ini!
Berdasarkan Hadis tersebut, jelaskan 3 (tiga) kandungan isinya!
Jawaban:
Kandungan isi dari hadis tersebut meliputi:
Manusia dipersilakan berpikir tentang sesuatu secara mendalam, optimal atau maksimal.
Obyek yang menjadi focus kajiannya adalah segala ciptaan Allah Swt.
Tidak diperkenankan berpikir tentang Dzat Allah Swt.
5. Tulis kembali Q.S. Ali Imran/3: 191 dengan benar!
Jawaban:
ٱلَّذِينَ يَذْكُرُونَ ٱللَّهَ قِيَـٰمًۭا وَقُعُودًۭا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَـٰذَا بَـٰطِلًۭا سُبْحَـٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ ١٩١
Baca juga: 10 Contoh Soal PAI Kelas 4 Semester 2 Kurikulum Merdeka Pilihan Ganda
Demikian adalah pembahasan mengenai soal dan kunci jawaban PAI kelas 11 halaman 27-31 untuk bahan belajar dan latihan mandiri di rumah. (WWN)
