Konten dari Pengguna

Soal dan Kunci Jawaban PAI Kelas 8 Halaman 243

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk kunci jawaban PAI kelas 8 halaman 243. Sumber: unsplash.com/Ismail Hasan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk kunci jawaban PAI kelas 8 halaman 243. Sumber: unsplash.com/Ismail Hasan

Kunci jawaban PAI kelas 8 halaman 243 digunakan untuk membantu mengoreksi jawaban siswa. PAI sendiri adalah singkatan dari Pendidikan Agama Islam. Dalam pelajaran ini siswa belajar mengenai tata cara ibadah dan budi pekerti.

Salah satu materi pembelajaran budi pekerti dalam PAI adalah menjadi pribadi yang dapat dipercaya serta terhindar dari riba dalam jual-beli dan hutang-piutang. Siswa belajar mengenai jual beli dan hutang piutang, akad, serta bagaimana adab dalam hal tersebut.

Soal dan Kunci Jawaban PAI Kelas 8 Halaman 243 tentang Menjadi Pribadi yang Dapat Dipercaya

Ilustrasi untuk kunci jawaban pai kelas 8 halaman 243. Sumber: unsplash.com/Unseen Studio

Berikut ini soal dan kunci jawaban PAI kelas 8 halaman 243 tentang menjadi pribadi yang dapat dipercaya serta terhindar dari riba dalam jual beli dan hutang piutang berdasarkan materi dari buku Pendidikan Agama Islam untuk SMP Kelas VIII oleh Tatik Pudjiani dan Bagus Mustakim (2021: 225):

1. Apa yang dimaksud dengan jual beli! Sebutkan dan jelaskan rukun dan syarat jual beli!

Jawaban:

a. Secara istilah, jual beli berarti menukar suatu barang dengan barang lain menggunakan cara tertentu.

b. Rukun jual beli adalah:

  • Penjual dan pembeli: syaratnya adalah berakal, balig, dan dengan kehendak sendiri.

  • Obyek yang dijual belikan: syaratnya adalah suci (bukan benda najis), ada manfaat, dapat diserah terimakan, milik penjual (milik sendiri atau milik orang yang diwakili), diketahui oleh penjual dan pembeli (wujud, bentuk, dan sifat-sifatnya diketahui oleh penjual dan pembeli).

  • Akad jual beli (ijab dan kabul): syaratnya adalah ijab dan kabul berhubungan, bermakna mufakat, tidak disangkutkan urusan lain, dan tidak berwaktu.

2. Apakah yang dimaksud dengan khiyar dan apa saja jenis-jenisnya?

Jawaban:

Khiyar artinya memilih antara dua hal, yaitu meneruskan akad jual beli atau mengurungkannya. Adanya ketentuan tentang khiyar agar pihak yang melaksanakan jual beli dapat memikirkan kemaslahatan masing-masing lebih jauh sehingga tidak menimbulkan penyesalan di kemudian hari atas transaksi yang sudah dilakukan.

3. Sebutkan dan jelaskan macam-macam khiyar!

Jawaban:

Ada tiga macam khiyar, yaitu khiyar majelis, khiyar syarat, dan khiyar aibi.

  • Khiyar majelis: khiyar yang terjadi selama penjual dan pembeli masih tetap berada di tempat jual beli.

  • Khiyar syarat: khiyar yang dijadikan syarat pada waktu akad jual beli. Misalnya seorang pembeli yang meminta waktu tertentu untuk memutuskan membeli atau tidak. Batas waktu khiyar adalah syarat adalah tiga ahri tiga malam.

  • Khiyar aibi: kebolehan pembeli mengembalikan barang yang dibelinya atau meminta pengurangan harga karena adanya cacat pada barang yang terjadi sebelum akad dan baru diketahui setelah akad jual beli.

4. Apakah riba itu? Apa saja macamnya?

Jawaban:

Riba berasal dari kata dalam Bahasa Arab yang berarti lebih atau bertambah. Secara istilah riba berarti tambahan pada harta yang disyaratkan dalam transaksi dari dua pelaku akad dalam tukar menukar antara harta dengan harta.

Riba terbagi menjadi riba nasi'ah dan rida fadal.

  • Riba nasi'ah: riba yang tambahannya disyaratkan oleh pemberi hutang kepada orang yang berhutang sebagai imbalan dari penundaan atau penangguhan pembayaran.

  • Riba fadal: tukar menukar barang yang sejenis dengan disertai kelebihan atau tambahan pada salah satunya.

5. Apa saja rukun dan syarat hutang piutang?

Jawaban:

Rukun dan syarat utang piutang adalah sebagai berikut:

  • Orang yang berhutang dan berpiutang: syaratnya adalah balig dan berakal.

  • Barang atau harta yang dihutangkan: jelas jumlah, kadar, dan takarannya.

  • Akad ijab kabul: Tidak memeprsyaratkan tambahan tertentu.

Baca juga: Soal UAS PAI Kelas 7 Semester 2 dan Kunci Jawaban

Demikian soal dan kunci jawaban PAI kelas 8 halaman 243. Semoga dapat dijadikan sebagai referensi pembelajaran mengenai menjadi pribadi yang dapat dipercaya serta terhindar dari riba dalam jual beli dan hutang piutang. (IND)