Konten dari Pengguna

Sosok Filsuf Romawi di Balik Pernyataan Sejarah adalah Guru Kehidupan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Filsuf Romawi: Sejarah Adalah Guru Kehidupan, Foto:Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Filsuf Romawi: Sejarah Adalah Guru Kehidupan, Foto:Unsplash

Historia est Magistra Vitae adalah ungkapan terkenal dalam bahasa Romawi yang memiliki arti; sejarah adalah guru kehidupan. Filsuf Romawi yang mengatakan bahwa sejarah adalah guru kehidupan ialah Marcus Tullius Cicero. Simak ulasannya dalam artikel berikut ini.

Filsuf Romawi yang mengatakan bahwa sejarah adalah guru kehidupan ialah Marcus Tullius Cicero. Cicero meyakini bahwa sejarah dapat memberi pelajaran ketadanan agar sebuah kejadian traumatis tidak terulang. Dari sejarah dapat dipelajari karakter manusia, mengenal tata sosial, politik, ekonomi, pemerintahan, dan lainnya tanpa harus memiliki pengalaman yang sama.

Filsuf Romawi: Sejarah adalah Guru Kehidupan

Filsuf Romawi: Sejarah Adalah Guru Kehidupan, Foto:Unsplash

Sejarah merupakan salah satu disiplin ilmu tertua di dunia yang telah mengajarkan kita banyak hal tentang kehidupan. Filsuf Romawi yang mengatakan bahwa sejarah adalah guru kehidupan ialah Marcus Tullius Cicero. Saat ini terbukti bahwa pemikiran Marcus Tullius Cicero melebihi zamannya.

Dikutip dari buku Dilema Transformasi Budaya Dayak yang disusun oleh Roedy Haryo Widjono AMZ (2016:163), Marcus Tullius Cicero adalah seorang orator ulung, anggota senat, ahli hukum, dan filsuf yang hidup di masa Republik Roma (106-43 SM). Pernyataan Marcus Cicero tersebut terdapat dalam buku yang ditulisnya, de Orator.

Dalam buku tersebut ia memaknai realita dengan petuah bijak, "Historia vero testis temporum, lux veritatis, vita memoriae, magistra viate, nuntia vetustatis". Kalimat tersebut memiliki arti "Sejarah adalah saksi zaman, sinar kebenaran, kenangan hidup, guru kehidupan, dan pesan dari masa silam.

Sosok Filsuf Romawi: Sejarah Adalah Guru Kehidupan Foto:Unsplash

Cicero menegaskan tentang hikmah peradaban, bahwa tidak ada ke-kini-an tanpa ke-lampau-an, kedua masa itu sungguh tak terpisahkan sebagai proses sejarah kehidupan. Pernyataan Cicero sering dikutip sebagai fakta bahwa "Sejarah adalah guru kehidupan dan pesan dari masa silam" (Historia Magistra Vitae, Nuntia Vetustatis). Sejarah merupakan pesan dari masa silam dalam konteks kekinian ruang dan waktu.

Mempelajari sejarah artinya juga mempelajari kehidupan, karena peristiwa sekecil apapun yang berlalu merupakan guru kehidupan. Filsuf Romawi yang mengatakan bahwa sejarah adalah guru kehidupan ialah Marcus Tullius Cicero. Kini ungkapan tersebut menjadi pernyataan legendaris dalam sejarah.(DK)