Struktur Kurikulum Merdeka untuk Pengembangan Minat dan Bakat Murid

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kurikulum Merdeka memiliki beberapa tujuan kompetensi, salah satunya mengembangkan minat dan bakat. Kurikulum Merdeka memberikan ruang bagi pengembangan minat dan bakat murid melalui struktur yang dimilikinya.
Kurikulum Merdeka adalah konsep pembelajaran sebagai bagian dari upaya reformasi pendidikan. Tujuannya memberikan kebebasan kepada sekolah dan guru dalam merancang pembelajaran.
Kurikulum Merdeka Memberikan Ruang bagi Pengembangan Minat dan Bakat Murid melalui Ekstrakurikuler, Simak Ulasannya!
Kurikulum Merdeka memiliki 3 struktur dengan capaian kompetensi yang berbeda. Kurikulum Merdeka memberikan ruang bagi pengembangan minat dan bakat murid melalui struktur ekstrakurikuler.
Melalui kegiatan ekstrakurikuler, murid dapat mengembangkan bakat dan minat mereka di luar jam pelajaran formal. Kegiatan ini memberikan ruang untuk mengeksplorasi keterampilan di berbagai bidang
Contohnya seperti olahraga, seni, sains, teknologi, dan kepemimpinan yang mungkin tidak sepenuhnya tercakup dalam kurikulum inti. Dengan demikian, ekstrakurikuler membantu menciptakan pengalaman belajar yang lebih holistik dan menyeluruh.
Kegiatan ekstrakurikuler memainkan peran penting dalam pembentukan karakter dan pengembangan keterampilan murid. Selain mengembangkan minat dan bakat, mereka juga belajar bekerja sama, berkomunikasi, dan menyelesaikan masalah.
3 Contoh Kegiatan Ekstrakurikuler pada Kurikulum Merdeka
Dikutip dari buku Aplikasi Kurikulum Merdeka Berbasis LMS, Sri Marmoah (2024:64) 3 contoh kegiatan ekstrakurikuler dalam Kurikulum Merdeka adalah sebagai berikut.
1. Pramuka
Kegiatan Pramuka mengajarkan nilai-nilai kedisiplinan, kemandirian serta keterampilan bertahan hidup. Melalui Pramuka, murid belajar tentang kerja sama tim, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial.
Murid juga dilibatkan dalam kegiatan alam terbuka seperti berkemah. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan.
2. Olahraga
Jenis olahraga seperti sepak bola, bola basket, bulu tangkis dan atletik menjadi bagian dari kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Kegiatan ini tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik, tetapi juga mengajarkan nilai sportivitas, kerja keras, dan semangat kompetisi yang sehat.
3. Kesenian
Bidang kesenian mampu mengembangkan minat dan bakat murid. Pertunjukan seni yang diadakan secara berkala juga membantu mengatasi rasa takut tampil di depan umum, dan meningkatkan rasa percaya diri.
Baca juga: 4 Tantangan Terbesar dalam Menerapkan Kurikulum Merdeka dalam Pendidikan
Kurikulum Merdeka memberikan ruang bagi pengembangan minat dan bakat murid melalui program ekstrakurikuler. Contohnya pada kegiatan Pramuka, olahraga, dan kesenian.(DK)
