Konten dari Pengguna

Suku Dayak: Suku Indonesia yang Tinggal di Pulau Kalimantan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Suku Dayak Tinggal di Pulau. Sumber: Pexels/Tom Fisk
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Suku Dayak Tinggal di Pulau. Sumber: Pexels/Tom Fisk

Salah satu pembahasan yang identik dengan Indonesia adalah pembahasan tentang keberagaman suku bangsa, misalnya suku Dayak. Suku Dayak tinggal di Pulau Kalimantan.

Suku yang tinggal di Pulau Kalimantan itu diperkirakan berasal dari Yunan di Cina Selatan. Perkiraan tersebut terjadi karena kondisi bahwa penduduk Yunan pernah melakukan migrasi secara besar-besaran sekitar tahun 3.000 – 1.500 SM (Sebelum Masehi).

Suku Dayak Tinggal di Pulau Kalimantan

Ilustrasi Suku Dayak Tinggal di Pulau. Sumber: Pexels/Stijn Dijkstra

Suku Dayak merupakan salah satu suku bangsa yang ada di Indonesia. Suku Dayak tinggal di Pulau Kalimantan sejak ribuan tahun lalu. Catatan sejarah memperkirakan bahwa suku Dayak berasal dari Yunan di Cina Selatan.

Kondisi itu terjadi karena sekitar tahun 3.000 – 1.500 SM, penduduk Yunan melakukan migrasi secara besar-besaran. Penduduk tersebut membentuk sejumlah kelompok kecil.

Faktanya, suku Dayak yang ada di Kalimantan pun memiliki beberapa kelompok lagi. Mengutip dari buku Dikutip dari buku Suku Bangsa Dunia dan Kebudayaannya, Pram (2013: 50), berikut beberapa nama suku Dayak dan wilayah penyebarannya.

  1. Kanayatn yang merupakan suku Dayak di Kalimantan Barat, seperti Kabupaten Landak, Kabupaten Pontianak, Kabupaten Bengkayang, sebagian kecil di Kabupaten Ketapang, dan Kabupaten Sanggau.

  2. Banyadu yang merupakan suku Dayak di Kalimantan Barat, seperti Kabupaten Landak, Kabupaten Bengkayang, dan Kabupaten Sanggau.

  3. Punan yang merupakan suku Dayak di Hulu Sungai Kapuas.

  4. Krio yang merupakan suku Dayak di daerah aliran Sungai Krio, Kabupaten Ketapang.

  5. Iban yang merupakan suku Dayak di Kalimantan Barat, Sarawak, dan Brunei.

  6. Ot Danum yang merupakan suku Dayak di wilayah Pegunungan Schwaner.

  7. Benuaq yang merupakan suku Dayak di Kalimantan Timur serta Kalimantan Tengah.

  8. Kenyah yang merupakan suku Dayak di Sarawak, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Barat.

  9. Maayan yang merupakan suku Dayak di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

Tradisi dan Bahasa Suku Dayak

Ilustrasi Suku Dayak Tinggal di Pulau. Sumber: Pexels/Tom Fisk

Dayak sebagai sebuah suku tentu mempunyai tradisi dan bahasa tersendiri layaknya suku bangsa lain di Indonesia. Mengutip dari buku yang sama, Pram (2013: 51), secara ilmiah ada lima kelompok bahasa yang dituturkan oleh suku Dayak, antara lain:

  1. Barito Raya;

  2. Dayak Darat;

  3. Borneo Utara;

  4. Dayak Banuaka, serta

  5. Melayik.

Walaupun memiliki bahasa tersendiri, bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan juga tetap digunakan. Selain memiliki ciri khas dalam aspek bahasa, suku Dayak pun memiliki ciri khas dalam aspek tradisi.

Salah satu contoh adalah tradisi upacara adat naik dongo. Tradisi tersebut merupakan apresiasi kebudayaan masyarakat adat Dayak Kanayatn di Kalimantan Barat yang rata-rata memiliki profesi sebagai petani.

Baca juga: 4 Suku dan Masyarakat Adat Kalimantan Tengah di Indonesia

Berdasarkan ulasan di atas, jelas bahwa suku Dayak tinggal di Pulau Kalimantan. Layaknya suku bangsa di Indonesia, suku Dayak juga mempunyai bahasa serta tradisi yang menjadi ciri khasnya. (AA)