Sunah yang Dilakukan Umat Islam saat Para Jamaah Haji Melaksanakan Wukuf

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ketika para jamaah haji melaksanakan wukuf, umat Islam di dunia disunahkan melakukan puasa Arafah. Puasa ini dinamakan Arafah karena pada masa itu tengah terjadi ibadah haji dengan menunaikan wukuf di Arafah.
Pelaksanaan wukuf dan puasa ini memiliki persamaan dari segi waktu, yakni dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjah. Adapun untuk penanggalan Masehi, biasanya terjadi perbedaan antara satu negara dengan negara yang lainnya.
Hal ini karena menyesuaikan dengan letak hilal yang nampak. Namun, sudah menjadi aturan yang sah dan pasti, bahwa pelaksanaan puasa Arafah dilakukan pada hari ke-9 Dzulhijjah. Lalu, apa hikmah melaksanakan amalan tersebut? Mari simak penjelasannya di artikel ini.
Baca juga : (Tata Cara Wukuf di Arafah, Sunnah, dan Etikanya bagi Jamaah Haji)
Sunah yang Dilakukan Umat Islam saat Para Jamaah Haji Melaksanakan Wukuf
Apakah kalau sudah wukuf boleh puasa? ibadah wukuf tetap dianggap sah meskipun orang-orang di luar Makkah tidak menunaikan puasa. sebaliknya, puasa Arafah juga tetap dinilai sah meskipun orang yang haji tidak melakukan wukuf.
Mengutip buku Inilah Alasan Rasulullah SAW Menganjurkan Puasa Sunah oleh Amirullah Syarbini & Nuraeni Afgandi (2012), puasa Arafah merupakan salah satu amalan sunnah yang dianjurkan dalam agama Islam. Puasa ini disebut dengan Arafah karena bertepatan saat umat muslim berkumpul di Padang Arafah untuk menunaikan ibadah haji pada tanggal 9 Zulhidjah.
Dikaret umat muslim melakukan ibadah ini ketika sedang berhaji, maka umat Islam yang tidak berkesempatan melaksanakan haji disunnahkan untuk menjalankan puasa.
Bacaan Niat
Sebelum menjalankan puasa, umat muslim dianjurkan untuk mengamalkan niat terlebih dahulu. Niat yang dibaca dialam hari dan pagi hari tentu berbeda. Adapun bacaan niat puasa tersebut yakni sebagai berikut:
1. Niat puasa Arafah saat malam hari:
Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i sunnati Arafah lillaahi ta‘aalaa.
Artinya, “Saya berniat puasa sunah Arafah esok hari karena Allah SWT.”
2. Niat puasa Arafah di pagi hari
Nawaitu shauma haadzal yaumi ‘an adaa’i sunnati Arafah lillaahi ta‘aalaa.
Artinya, “Aku berniat puasa sunah Arafah hari ini karena Allah SWT.”
Keutamaan Puasa Arafah
Berikut adalah keutamaan puasa Arafah yang bisa diraih oleh umat muslim:
● Amalan yang dicintai Allah
● Menebus dosa selama dua tahun
● Menjalankan sunah Rasulullah
● Dijauhkan dari siksa api neraka
● Memperoleh pahala yang besar
● Terkabulkannya doa-doa
● Sebagai bentuk kafarat
● Dimudahkan masuk surga
● Memperoleh syafaat di hari kiamat
Orang yang melanggar larangan ibadah haji dikenai denda atau fidyah. Oleh karena itu, setiap muslim diimbau menghindari aktivitas yang berpotensi mengurangi pahala maupun keberkahan haji. (DLA)
