Surat Pendek An-Nas, Arti dan Makna yang Terkandung di Dalamnya

Penulis kumparan
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam melaksanakan salat wajib maupun sunah, setelah membaca Al-Fatihah, setiap Muslim sering membaca surat pendek. Salah satunya adalah surah An-Nas, yang merupakan surah terakhir di Al-Qur'an dan salah satu yang paling awal kita pelajari. Secara singkat surah An-Nas menyirakan mengenai tempat manusia meminta perlindungan.
Dikutip dari buku yang berjudul Samudera Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq & An-Nass: Tafsir karangan Imam Ibnu Katsir, Imam Jalaluddin AL-Mahally & As-Sayuthi, Allah Yang Maha-kuasa adalah satu-satunya sumber yang memberikan pertolongan dan perlindungan pada Rabb manusia, Raja manusia, dan Ilah manusia” (2015: 551).
Guna mengetahui bacaan surat An-Nas dan artinya dan kandungan maupun keutamaannya, simak penjelasan selengkapnya berikut ini.
Bacaan Surat An Nas
Meski dikenal sebagai surah terakhir dalam Alquran, surah An-Nas merupakan surah ke-21 yang diturunkan Allah SWT. Perlu diketahui bahwa surah An-Nas tergolong ke dalam surah Makkiyah. Sebab, surah ini diturunkan sebelum Rasulullah SAW berhijrah ke Madinah.
Agar lebih memahami bacaan surah An-Nas dan artinya, simak uraian berikut:
Tulisan surat An-Nas Arab
قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ (١) مَلِكِ النَّاسِۙ (٢) اِلٰهِ النَّاسِۙ (٣) مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ (٤) الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ (٥) مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ (٦)
Tulisan surat An-Nas Latin
Ayat 1: Qul a’uudzu birobbinnaas.
Ayat 2: Malikin naas.
Ayat 3: Ilaahin naas.
Ayat 4: Min syarril waswaasil khonnaas.
Ayat 5: Alladzii yuwaswisu fii shuduurin naas.
Ayat 6: Minal jinnati wan naas
Arti surat An-Nas
Ayat 1: Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.
Ayat 2: Raja manusia.
Ayat 3: Sembahan manusia.
Ayat 4: Dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa bersembunyi.
Ayat 5: Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia.
Ayat 6: Dari (golongan) jin dan manusia.
Kandungan Surat An Nas
Setelah mengetahui bacaan surah pendek An-Nas dalam bahasa Arab, latin beserta artinya, berikut kandungan setiap ayatnya:
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ
“Katakanlah: ‘Aku berlindung kepada Rabb-nya manusia’.” (QS. An-Nas: 1)
Faedah ayat ini:
Kita diperintahkan untuk meminta perlindungan kepada Allah, karena sejatinya hanya Allah yang dapat memberikan kita perlindungan dari semua marabahaya. Maka hendaknya kita senantiasa meminta perlindungan kepada Allah.
مٰلِكِ النَّاسِ
“Allah adalah Rajanya manusia.” (QS. An-Nas: 2)
Faedah ayat ini:
Di dunia terdapat raja-raja dan kadang manusia menyembah mereka dan menggantungkan hati hingga meminta perlindungan ke para raja tersebut. Padahal, sejatinya hanya Allah raja manusia yang menjadi tempat bergantungnya hati. Selain itu hanya Allah dan hanya Allah yang bisa melindungi mereka.
إِلٰهِ النَّاسِ
“(Allah adalah) sesembahan manusia.” (QS. An-Nas: 3)
Faedah dari ayat ini:
Tidak boleh mempersembahkan ibadah kepada selain Allah, karena wajib menjadikan Allah sebagai satu-satunya sesembahan.
Baca juga: Surat-Surat Pendek dalam Alquran untuk Sholat Wajib
مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ
“Dari keburukan was-was setan yang tersembunyi.” (QS. An-Nas: 4)
Faedah dari ayat ini:
Was-was itu buruk, maka was-was dalam hati tidak boleh dibiarkan dan harus dihilangkan.
Sebagian ulama tafsir mengatakan: “Al-was was al-khannas” artinya bisikan setan yang dibisikan kepada manusia ketika sedih, ketika senang dan ketika sedang berzikir kepada Allah. (Tafsir ath-Thabari)
الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ
“yang membisikkan was-was dan kesesatan ke dalam dada manusia.” (QS. An-Nas: 5)
Faedah dari ayat ini:
Setan membisikkan was-was dan kesesatan ke dalam dada manusia.
Setan sangat dekat dan sangat mudah sekali membisikan was-was dan kesesatan pada hati manusia.
مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ
“dari (golongan) jin dan manusia.” (QS. An-Nas: 6)
Faedah dari ayat ini:
Ada makhluk yang disebut jin. Disebut sebagai “jin” dari kata janna – yajinnu yang artinya tertutup. Karena jin tertutup dari pandangan manusia.
Ayat ini adalah rincian dari ayat sebelumnya (ayat ke-5). Dengan begitu artinya, was-was dan kesesatan bisa menimpa jin dan manusia.
Setan itu ada dari golongan jin dan ada juga setan dari golongan manusia. Manusia yang membisikkan was-was dan kesesatan pada orang lain, dialah setan dari golongan manusia.
Baca juga: Apakah Makmum Membaca Surat Pendek Saat Shalat Berjamaah? Ini Penjelasannya
Keutamaan Surat An Nas
Surah An-Nas disebut al-Mu’awwidzatain bersama dengan surah Al-l Falaq. Sebab keduanya mengandung ta’widz atau perlindungan. Artinya, keutamaan surah An-Nas selalu disebut beriringan dengan surah Al Falaq.
Itulah sebabnya, Rasulullah menganjurkan umatnya untuk membaca surah Al-Mu’awwidzatain. Dari Aisyah RA, beliau berkata:
“Bahwa Nabi SAW setiap malam membaca Qul huwallahu Ahad dan Al-Mu’awwidzatain”.
Selain hadis di atas, terdapat hadis lainnya yang diriwayatkan dari Uqbah bin Amir, ia berkata:
Rasulullah SAW berkata kepadaku: “Janganlah engkau biarkan malam berlalu, kecuali engkau membaca di dalamnya Qul huwallaahu Ahad dan Al-Mu’awwidzatain. Maka tidaklah tiba suatu malam kepada kita kecuali membacanya”.
Dua hadis di atas secara tak langsung menunjukkan betapa besarnya keutamaan yang didapatkan jika setiap muslim rutin membacanya. Hal itu karena surah Al Falaq maupun surah An Nas mengandung unsur doa.
Adapun keutamaan surah An Nas apabila dibaca bersamaan dengan surah Al Falaq adalah sebagai perlindungan dari sihir jahat yang dapat menimbulkan gangguan dan penyakit bagi manusia. Dengan demikian, surah an Nas dapat dijadikan senjata yang bisa melindungi dari gangguan sihir bagi setiap muslim yang membacanya.
Dikutip dari buku Manfaat Dahsyat Dzikir Asmaul Husna yang disusun oleh Syaifurrahman El-fati, selain melindungi dari serangan sihir, berikut keutamaan membaca surah An Nas dan Al Falaq sebagai al-Muawwidzatain:
Menyembuhkan gangguan jin dan setan.
Menghilangkan rasa takut terhadap sesuatu.
Menghilangkan penyakit akibat gangguan manusia atau setan.
Penawar racun binatang berbisa.
Waktu dan Keadaan yang Disunahkan Membaca Surah an Nas
Melansir laman NU Online, berikut beberapa waktu dan keadaan yang dianjurkan untuk membaca surah An Nas dan Al Falaq atau Surah Al Mu’awwidzatain:
1. Dibacakan kepada orang yang sakit
Surah An Nas bersamaan dengan surah Al Ikhlas dan Al Falaq dapat dibacakan ke orang yang sedang sakit dengan meniup pada kedua telapak tangan. Hal itu diriwayatkan dalam Shahihain dari perbuatan Rasulullah SAW sebagaimana diriwayatkan dari Thalhah bin Mutharif, katanya:
“Jika Al-Qur'an dibaca di dekat orang sakit, dia merasa lebih ringan. Pada suatu hari aku memasuki kemah seseorang yang sedang sakit”. Aku berkata: “Aku melihatmu hari ini dalam keadaan baik”. Dia berkata: “Telah dibacakan Al-Qur'an di dekatku.”
2. Setiap malam ketika hendak tidur
Rasulullah SAW juga menganjurkan setiap muslim untuk membaca surah Al Ikhlas, Al Falaq, dan An Nas serta ayat Kursi dan dua ayat terakhir surah Al Baqarah ketika hendak tidur di malam hari. Seperti sebuah hadis dari Abu Mas’ud Al Badri, Rasulullah SAW bersabda:
“Barangsiapa membaca dua ayat terakhir dari surah Al Baqarah dalam suatu malam maka kedua ayat itu mencakupinya (melindungi)nya.”
3. Setiap selesai salat
Diriwayatkan dari Uqbah bin Amir, ia berkata:
“Rasulullah SAW menyuruhku membaca Al Mu’awwidzatain setiap selesai sembahyang.” Hadis ini diriwayatkan Abu Dawud, Tirmidzi dan Nasa’i Tirmidzi berkata hadis hasan sahih.
Itulah penjelasan mengena surah An Nas sebagai bagian dari Al-Qur'an. Semoga dengan memahami setiap arti, kandungan ayat, dan berbagai keutamaannya, hal itu mampu meningkatkan keimanan kita sebagai seorang muslim kepada Allah SWT.
Makna Surat An-Nas
Secara harfiah, surat An-Nas memiliki arti manusia atau umat manusia. Surat pendek ini membahas tentang setan yang dapat mempengaruhi pikiran dan hati manusia.
Setan senang membisikkan godaan-godaan yang dapat menyesatkan. Dijelaskan dalam buku Anwarul Quran Tafsir, Terjemah, Inggis, Arab, Latin: 113 karya Dr. Basharat Ahmad, setan juga bisa menciptakan was-was di dalam hati manusia.
Oleh karena itu, umat Muslim diperintahkan untuk senantiasa berlindung dan memohon bantuan Allah SWT. Tidak hanya dari godaan setan, melainkan dari kejahatan orang-orang yang iri dan dengki terhadapnya.
Para ulama menjelaskan bahwa makna tersirat yang terkandung dalam surat An-Nas dapat menjadi senjata untuk menghalau sesuatu yang tidak baik. Misalnya kejahatan yang tersembunyi dan segala penyakit yang dapat mengganggu kesehatan jasmani dan rohani.
Melalui surat ini, umat manusia diperintahkan untuk berpegang teguh pada ajaran Allah dan menjauhi berbagai macam godaan yang datang dari setan. Surat An-Nas dapat dijadikan sebagai perantara pelindung dan penolong bagi manusia.
Baca juga: 10 Surat Pendek yang Mudah Dihafal Anak-Anak
(MZM & ANM)
Frequently Asked Question Section
Apa arti surat An-Nas?

Apa arti surat An-Nas?
Manusia atau umat manusia.
Berapa jumlah ayat surat An-Nas?

Berapa jumlah ayat surat An-Nas?
6 ayat.
Apa keutamaan surat An-Nas?

Apa keutamaan surat An-Nas?
Keutamaan surah An Nas apabila dibaca bersamaan dengan surah Al Falaq adalah sebagai perlindungan dari sihir jahat yang dapat menimbulkan gangguan dan penyakit bagi manusia.
