Konten dari Pengguna

Susunan Lapisan Matahari dan Fungsi Intinya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi susunan lapisan matahari, Photo by Timon Studler on Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi susunan lapisan matahari, Photo by Timon Studler on Unsplash

Matahari, sebagi pusat tata surya mempunyai peran yang sangat penting dalam menjaga keberlangsungan kehidupan di Bumi. Matahari adalah bintang yang paling dekat dengan Bumi. Seberapa penting Matahari sebagai sumber energi, perlu mengetahui susunan lapisan matahari dan fungsi intinya.

Mengutip dari laman resmi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) (https://www.brin.go.id/news/114779/mengenal-dan-mengamati-atmosfer-matahari-lebih-dekat) Matahari adalah benda luar angkasa yang mampu menghasilkan energinya sendiri. Energi yang dihasilkan dari matahari kemudian sampai ke bumi sebagai cahaya matahari.

Matahari memiliki lapisan-lapisan, yang lapisan terdalamnya disebut inti matahari.

Susunan Lapisan Matahari

Ilustrasi susunan lapisan matahari, Photo by Jeremy Bishop on Unsplash

Jarak matahari dari bumi rata-rata 150 juta km, sementara cahaya matahari sampai ke bumi dalam waktu 8 menit 20 dengan kecepatan 300.000 kilometer per detik.

Matahari memiliki beberapa struktur atau lapisan. Susunan lapisan matahari ada di luar hingga inti matahari.

Mengutip buku IPA Terpadu SMP/MTs Kls IX B, Agung Wijaya, Budi Suryatin, Das Salirawati (2006:78), susunan matahari terdiri dari inti matahari, fotosfer, korona, dan lapisan-lapisan yang menyelubunginya.

Inti matahari terdiri dari:

1. Inti

Bagian pusat, di sini terjadi reaksi nuklir.

2. Zona radiasi

berada di luar inti, mengalirkan energi ke bagian luar melalui radiasi

3. Zona Konveksi

Selubung di luar zona radiasi, meneruskan energi ke permukaan.

Sementara itu susunan lapisan matahari adalah fotosfer, kromosfer, dan korona.

1. Fotosfer

Bagian yang merupakan permukaan matahari, mengeluarkan cahaya yang terdiri atas gas yang berpijar. Pada lapisan matahari ini, terjadi reaksi nuklir.

2. Kromosfer

Lapisan matahari paling bawah. Mengeluarkan sinar merah yang terlihat seperti gelang merah di sekeliling bayang-bayang bulan pada waktu gerhana matahari.

3. Korona, lapisan atmosfer paling luar

Pada waktu gerhana matahari, korona, lapisan atmosfer paling luar dapat dilihat karena berbentuk mahkota yang terang di sekeliling bayang-bayang bulan. Korona menghasilkan cahaya keabu-abuam karena terdiri dari campuran beberapa cahaya, yang terjadi karena adanya ionisasi atom-atom di lapisan ini.

Baca Juga: 8 Struktur Matahari beserta Fungsinya dalam Sistem Tata Surya

Dari susuna lapisan matahari diketahui setiap lapisan memiliki karakteristik dan fungsi masing-masing.(IJS)