Konten dari Pengguna

Syarat dan Ketentuan Seorang Penyembelih dalam Islam

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sebutkan ketentuan seorang penyembelih. Sumber: natalie ng/unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sebutkan ketentuan seorang penyembelih. Sumber: natalie ng/unsplash

Sebutkan ketentuan seorang penyembelih dalam Islam! Yang pertama tentu saja adalah beragama Islam. Penyembelih termasuk ke dalam rukun menyembelih hewan.

Dalam Islam, semua hewan yang akan dikonsumsi wajib disembelih terlebih dahulu kecuali semua hewan yang ada di laut. Proses penyembelihan ini agar hewan dapat di konsumsi dengan halal.

Sebutkan Ketentuan Seorang Penyembelih!

Ilustrasi sebutkan ketentuan seorang penyembelih. Sumber: nandhu kumar/unsplash

Rukun menyembelih hewan ada tiga macam, yaitu orang yang menyembelih, hewan yang akan disembelih, dan alat yang digunakan untuk menyembelih hewan.

Menjawab pertanyaan, sebutkan ketentuan seorang penyembelih. Mengutip buku Makanan Halal dan Thoyyib, Titis Sari Kusuma, Adelya Desi Kurniawati (2021), orang yang menyembelih harus beragama Islam, berakal sehat (tidak dalam keadaan mabuk atau gila), dan mampu membedakan antara yang haq dan yang bathil.

Hewan yang akan disembelih dalam Islam juga mempunyai syarat sendiri, yaitu binatang yang akan disembelih adalah binatang yang halal untuk dimakan dagingnya dan binatang tersebut juga harus dalam keadaan hidup dan sehat (bukan bangkai).

Selain itu, alat untuk menyembelih ini juga harus memenuhi syarat-syaratnya, seperti alat tersebut haruslah tajam, terbuat dari besi, baja, batu, atau bisa juga bambu. Alat tersebut tidak berbentuk, seperti kuku, tulang, atau gigi (taring).

Hal makruh dalam menyembelih hewan ini adalah menyembelih hewan sampai terputus lehernya dan menyembelih hewan dengan alat yang tidak tajam (tumpul).

Secara lengkap syarat dan ketentuan seorang penyembelih dalam Islam adalah sebagai berikut.

  1. Beragama Islam.

  2. Sudah baligh.

  3. Berakal sehat (tidak dalam keadaan mabuk atau gila).

  4. Mampu membedakan antara yang haq dan yang bathil.

  5. Niat menyembelih atau sengaja.

  6. Membaca bismilah.

Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban

Hewan kurban. Sumber; pexels.com

Adapun tata cara menyembelih hewan dalam Islam adalah sebagai berikut.

  1. Penyembelihan menggunakan alat yang tajam, seperti pisau yang tajam. Semakin tajam, maka akan semakin baik karena bertujuan untuk tidak menyakiti hewan terlalu lama sehingga cepat mati.

    Hal ini dimuat dalam hadis yang diriwayatkan oleh Muslim, dianjurkan untuk membunuh binatang dengan ihsan, dengan mempertajam pisau dan juga menyenangkan sembelihannya.

  2. Tidak boleh mengasah pisau yang akan digunakan untuk menyembelih di depan hewan yang akan disembelih. Hal ini dimaksudkan agar hewan sembelihan tidak takut.

    Berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Ahmad, Ibnu Majah, Rasulullah memerintahkan untuk tidak mengasah pisau di depan hewan yang akan disembelih.

  3. Menghadapkan hewan dengan kearah kiblat.

  4. Membaringkan hewan (kurban) dengan sisi kiri di bagian atas.

  5. Menginjak leher hewan dengan kaki.

  6. Membaca takbir.

  7. Disarankan untuk mempercepat proses penyembelihan agar hewan tidak merasa sakit terlalu lama, memotong hewan harus dikenakan pada urat nadi atau saluran pernafasan.

  8. Tidak boleh mematahkan leher sebelum hewan benar-benar mati. 

Baca Juga: Ketentuan Seseorang Penyembelih Hewan Kurban Sesuai Syariat Islam

Demikian jawaban dari pertanyaan yang meminta untuk sebutkan ketentuan seorang penyembelih dalam Islam. Walaupun sekarang sudah jarang menyembelih hewan sendiri, tetapi pengetahuan ini tetap penting khususnya saat menyembelih hewan kurban. (ARD)