Ketentuan Seseorang Penyembelih Hewan Kurban Sesuai Syariat Islam

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Idul Adha adalah hari besar dalam agama Islam, di mana pada hari tersebut akan dilangsungkan penyembelihan hewan kurban. Meski begitu, tidak semua orang dapat menyembelihnya. Pasalnya, terdapat ketentuan seseorang penyembelih hewan kurban yang sesuai syariat Islam.
Dipilihnya seorang penyembelih bertujuan agar hewan kurban yang sah dan tidak terjadi hal-hal yang buruk untuk hewan maupun orang yang mengkonsumsinya.
Baca Juga: Amalan Sunnah Selain Membaca Basmalah bagi Penyembelih Hewan
Ketentuan Seseorang Penyembelih Hewan Kurban Sesuai Syariat Islam
Menurut Ammi Nur Baits dalam buku Panduan Qurban dari A sampai Z (2015), kurban merupakan sebuah kata yang berasal dari bahasa Arab rab udh-hiyah yang artinya adalah hewan ternak yang disembelih pada hari raya Idul Adha.
Hewan ternak disebut sebagai kurban apabila disembelih pada hari raya Idul Adha pada 10 Dzulhijjah ataupun pada hari tasyrik (11-13 Dzulhijjah). Sehingga, jika menyembelih pada selain hari tersebut dianggap sebagai sedekah.
Adapun ketentuan seseorang penyembelih hewan kurban yang dikutip dari laman NU Online, yakni:
Orang Islam/orang yang halal dinikahi orang Islam
Bila hewannya ghoiru maqdur (tidak dapat dikendalikan), maka disyaratkan orang yang menyembelih adalah orang yang bisa melihat.
Penyembelih harus memotong hulqum (jalan napas) dan mari' (jalan makanan)
Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban
Untuk menyembelih hewan kurban, terdapat beberapa tata cara yang perlu diketahui penyembelih, yakni:
Gunakan Pisau Tajam
Dianjurkan untuk menyembelih hewan kurban dengan pisau yang tajam. Tujuannya agar tidak menyiksa hewan tersebut.
Menghadap Kiblat
Dalam menyembelih hewan kurban, dianjurkan untuk menghadapkan bagian leher hewan menghadap kiblat. Hal ini dikarenakan arah tersebut akan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Meletakkan Kaki di Leher Hewan Kurban
Sebelum menyembelih hewan kurban, di anjurkan untuk meletakkan kaki di sisi kanan hewan agar mudah untuk disembelih. Selain itu, posisi tersebut juga memudahkan dalam menjangkau pisau dengan tangan kanan. Bahkan, memudahkan juga dalam memegang kepala hewan dengan tangan kiri.
Membaringkan Hewan Kurban di Sebelah Kiri
Saat menyembelih hewan kurban, baringkanlah pada sisi kiri. Hal ini bertujuan untuk memberlakukan hewan dengan baik.
Ucapkan Basmalah dan Takbir
Saat hendak menyembelih hewan kurban, ucapkanlah bacaan bismillahir rahmanir rahim. Kemudian dilanjutkan dengan membaca takbir Allahu akbar dan nama orang yang berkurban.
Demikian penjelasan singkat tentang seseorang penyembelih hewan kurban yang sesuai syariat Islam. Dengan memilih seseorang yang benar membuat hewan kurban tak merasa tersiksa dan juga halal untuk dimakan.(MZM)
